Sintang, Kalbar — Krisis listrik yang melanda Kecamatan Serawai dan Ambalau, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat, kembali menjadi keluhan masyarakat. Pasokan listrik yang bermasalah mengganggu aktivitas warga dan memunculkan harapan agar pemerintah serta PLN segera menghadirkan solusi permanen.
Anggota Komisi XII DPR RI, Gulam Mohamad Sharon, mengakui telah menerima sejumlah keluhan terkait persoalan kelistrikan di wilayah tersebut. Ia menyebut ketergantungan pembangkit listrik pada mesin diesel menjadi salah satu kendala pasokan listrik di Kalimantan Barat.
Persoalan semakin rumit ketika distribusi bahan bakar minyak (BBM) untuk operasional pembangkit terhambat kondisi air sungai yang surut. Situasi ini menyulitkan pengangkutan BBM menuju lokasi pembangkit, sehingga berpotensi mengganggu keberlangsungan pasokan listrik bagi masyarakat di kawasan pedalaman.
Gulam mengatakan, perbaikan sedang dilakukan untuk mengatasi gangguan tersebut. Ia berharap persoalan listrik di Serawai dapat diselesaikan dalam waktu satu hingga dua minggu.
“Insyaallah dalam seminggu dua minggu ini sudah selesai, dan ini lagi diperbaiki,” kata Gulam Sharon, Kamis (15/10/2026).
Namun, masyarakat tentu membutuhkan lebih dari sekadar janji penyelesaian. Kepastian pasokan listrik yang stabil menjadi kebutuhan mendasar, terutama bagi rumah tangga, pelaku usaha kecil, fasilitas pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
Gulam juga menyinggung jaringan Khatulistiwa yang diharapkan memperkuat keandalan pasokan listrik di Kalimantan Barat apabila telah beroperasi secara menyeluruh.
Persoalan Serawai–Ambalau memperlihatkan tantangan pemerataan infrastruktur energi di wilayah pedalaman. Ketergantungan pada pembangkit diesel dan hambatan distribusi BBM menunjukkan pentingnya sistem kelistrikan yang lebih tangguh, dalam menghadapi kondisi geografis dan perubahan musim.
Kini, warga menanti realisasi perbaikan. Bagi masyarakat Serawai dan Ambalau, listrik bukan sekadar fasilitas, melainkan penopang kehidupan sehari-hari yang semestinya dapat diandalkan. (Tantra)
