Kasus TBC di Puskesmas Sepauk Naik 20 Persen

Sintang, Kalbar –  Kasus TBC di Puskesmas Sepauk Naik 20 Persen. Peningkatan kasus TBC ini, karena memang banyaknya penderita TBC yang berobat ke Puskesmas Sepauk. Selain itu, pihaknya juga melakukan contact tracing pada pasien TBC. Kepala Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sepauk, March Feredrik Jaya Lumban Tobing mengatakan tahun ini kasus TBC di wilayah Puskesmas Sepauk meningkat. “Kami di Puskesmas juga ada yang namanya pelacakan. Pelacakan penderita TBC, program kita ke desa-desa. Kami memberikan edukasi kepada masyarakat, kemudian dari desanya, misalnya di suatu kampung, ada si A terkena TBC, Kami mengedukasi keluarganya, jika ada keluhan yang mengarah ke TBC paling tidak kami menyarankan untuk cek dahak,” bebernya. 

Dikatakan dia peningkatannya mencapai 20 persen. “Jumlahnya sekitar 80 an kasus,” katanya saat ditemui media ini, Sabtu  (24/11).

Dikatakan dia, penyebab meningkatnya kasus TBC karena banyaknya kasus berulang, yang disebabkan karena putus obat. Kemudian penularan ke pasien baru.

Dikatakan dia, dari 80 an kasus TBC, yang sudah sembuh sekitar 20 an pasien. Dia mengatakan, rata-rata yang sudah dinyatakan sembuh ini, merupakan pasien yang sudah berobat ke rumah sakit, kemudian dilimpahkan kepada puskesmas untuk pengobatannya. Selanjutnya, setelah 6 bulan mereka kontrol lagi dan sudah dinyatakan sembuh.

“Proses pengobatannya sekitar 6 bulan akan sembuh jika rutin minum obat,” katanya.

Lanjut dia, penderita TBC kemungkinan untuk kambuh kembali memang ada. Penyebab kambuh bisa saja karena pasien kontak dengan orang yang tidak diketahui ternyata mengidap penyakit TBC. Namun, jika dilakukan pengobatan rutin tetap bisa sembuh.

SebelumnyaWabup Himbau Seluruh Ormas Harus Miliki Seketariatan
SelanjutnyaBupati Buka Aksi Nyata PMM