Siap Jadi Desa Wisata, Sungai Ana Gelar Robo – Robo

Sintang, Kalbar – Pemerintah Desa Sungai Ana, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang akan menggelar acara robo-robo pada Rabu (13/9) nanti. Kepala Desa Sungai Ana, Marlin Syahalam mengatakan, budaya tradisional robo-robo ini merupakan upacara tahunan yang diadakan setiap hari Rabu di akhir Bulan Safar dalam kalender Islam. “Rencananya acara robo-robo yang akan kami gelar ini menjadi titik awal mewujudkan desa ini menjadi desa wisata,” kata Marlin.

Masih kata Marlin, tahun lalu, acara robo-robo diisi dengan kegiatan lomba pakaian Melayu dan lomba berpantun untuk anak-anak. Di tahun ini, lanjut dia, acara robo-robo akan diisi dengan menggelar lomba saprahan.

“Nanti kami juga akan menyiapkan stand untuk penjualan produk lokal dan tempat permainan tradisional anak-anak, seperti permainan gasing. Kami ingin menghidupkan kembali permainan tradisional anak-anak. Kegiatan ini berlangsung satu hari saja,” ungkapnya.

Masih kata Marlin, acara robo-robo akan berlangsung di Dusun Baning Hulu, Desa Sungai Ana. Karena di dusun ini, 90 persen penduduknya merupakan suku Melayu. “Di dusun inilah yang akan kami canangkan sebagai tempat desa wisata. Karena di sini, rumah masyarakatnya masih berbentuk rumah Melayu,” katanya.

Di Dusun Baning Hulu, Desa Sungai Ana, kata dia, juga memiliki potensi wisata alam. Di sini, jika musim kemarau, maka air sungai menjadi kering dan timbul hamparan pasir yang sangat luas di tengah sungai. “Ini bisa menjadi objek wisata pantai pasir,” ungkap dia.

Sementara di musim hujan, ada potensi wisata susur sungai menggunkan sampan. Wisata susur sungai menggunakan sampan akan disiapkan. “Kami memanfaatkan keindahan alam tepian sungai yang masih alami jika musim hujan,” katanya.

Tak hanya itu, pihaknya juga sedang mendorong masyarakat yang memiliki kolam luas bekas tambang emas untuk dimanfaatkan sebagai tempat pemancingan. (Tantra Nur Andi)

SebelumnyaSekda Pimpin Rapat Tindak Lanjut Hasil Inspeksi Lapangan
SelanjutnyaSekda Membuka Orientasi Mahasiswa Baru Universitas Terbuka