Pembangunan Infrastruktur Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Sintang, Kalbar – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Jimi Manopo mengatakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi kebutuhan utama bagi masyarakat.

Karena pembangunan infrastruktur jalan sudah menjadi kebutuhan masyarakat, Jimi pun menegaskan bahwa, salah satu program kerjanya sebagai anggota legislatif periode 2024-2029 adalah memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan.

“Saya akan memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan, khususnya ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah Kabupaten Sintang,” kata Jimi Manopo pada media ini beberapa waktu lalu.

Selain memperjuangkan pembangunan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangan kabupaten, kata politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini, dirinya juga akan mendorong agar ruas jalan dari Sintang menuju Ketungau atau Sintang – Semubuk diperbaiki. Ruas jalan yang dimaksud merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.

Ia menegaskan akan mendorong jalan – jalan yang rusak agar diperbaiki, karena sampai saat ini akses ke Ketungau lewat jalur darat sangat sulit. “Masyarakat terpaksa memutar lewat Balai Karangan Kabupaten Sanggau, atau lewat jalur air,” bebernya.

Ia menegaskan, infrastruktur jalan yang layak sangat diperlukan. Karena tanpa infrastruktur yang baik, maka sulit meningakatkan ekonomi masyarakat.

“Jalan ini kan akses vital. Semua akan susah kalau jalan rusak. Sebaliknya, kalau jalan bagus semua hal dimudahkan. Oleh karena itu perbaikan jalan ini akan saya perjuangkan bersama Fraksi PDIP di DPRD Sintang nanti, minimal bisa fungsional,” ujar anggota dewan dari dapil Sintang 2 (Ketungau Hulu, Ketungau Tengah, Ketungau Hilir dan Binjai Hulu).

Selain memperjuangkan infrastruktur jalan, kata Jimi, kebutuhan masyarakat lainnya seperti sarana pendidikan yang layak, kesehatan, ketersediaan listrik negara maupun jaringan seluler juga akan jadi perhatian selama dirinya menjabat.

“Semua itu akan kita perjuangan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki. Semuanya penting untuk kita perhatikan bersama,” pungkas pria yang lahir di Desa Sumber Sari Kecamatan Ketungau Tengah ini.

SebelumnyaPuskesmas Pandan Tangani Banyak Kasus Stunting
SelanjutnyaDPRD Sintang Desak PLN Terangi Desa di Perbatasan