Sintang, Kalbar – Kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak, selalu menjadi PR Pemkab Sintang yang belum terselesaikan.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Kusnadi mengatakan pihaknya akan terus memperjuangkan pembangunan infrastruktur di daerah pemilihannya. Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan PR pembangunan infrastruktur di Kecamatan Tempunak dan Sepauk harus bisa terselesaikan dalam lima tahun ke depan.
“Infrastruktur jalan yang rusak di Kecamatan Sepauk dan Kecamatan Tempunak infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan,” kata Kusnadi ketika ditemui di Kantor DPRD Sintang, Selasa 1 Oktober 2024.
Kusnadi memperkirakan, permasalahan infrastruktur yang masih terjadi hingga saat ini, kemungkinan disesabkan karena terkendala keterbatasan anggaran dan sebagainya. Sehingga penanganan infrastruktur tersebut belum bisa maksimal.
“Masalah kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan menjadi PR berat yang harus diselesaikan bersama. Semoga dengan adanya sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Sintang, permasalahan infrastruktur perlahan atau sedikit-sedikit bisa diatasi,” harapnya.
Selain mendorong pembangunan infrastruktur, salah satunya agar jalan bisa fungsional, Kusnadi dalam berbagai kesempatan selalu mendorong agar jembatan rusak di dapilnya bisa diperbaiki oleh pemerintah daerah Kabupaten Sintang.
Dikatakan dia, salah satu jembatan yang mendesak diperbaiki dan selalu saya suarakan dalam berbagai forum adalah Jembatan Sungai Butu di Kilometer 58 Kayu Lapis Desa Bernayau Kecamatan Sepauk.
“Jembatan itu sudah lama rusak dan beberapa kali saya usulkan. Pernah juga mendapat anggaran untuk perbaikan, tapi karena mobilisasi di daerah sana cukup ramai, kemudian ditambah curah hujan tinggi, jembatan jadi tidak tahan lama,” beber Kusnadi.
