Bupati Sintang Pimpin Upacara HUT Kota Sintang

92

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menjadi Inspektur Upacara memperingati Hari Jadi Kota Sintang yang ke 660 Tahun 2022 di Halaman Kantor Bupati Sintang, Selasa (10/5).

Tema Hari Jadi Kota Sintang yang ke 660 Tahun 2022 adalah BANGSA yang merupakan kepanjangan dari Membangun Kebersamaan Dalam Perbedaan. Hadir pada upacara tersebut Anggota Forkopimda yang menggunakan pakaian lengkap. Sementara,  peserta upacara yang lainnya menggunakan pakaian adat nusantara seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yosepha Hasnah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sintang, Pejabat Eselon III, Staf, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, pelajar dan mahasiswa.

Bupati Sintang,  Jarot Winarno pun menggunakan pakaian kombinasi Melayu dan Dayak yang disimbolkan dengan penggunaan Tajak dan Rompi Kain Tenun Ikat Dayak.  

Dalam amanatnya, Bupati Sintang menyampaikan, bahwa pada hari ini, kita kembali merayakan Hari Jadi Kota Sintang ke-660. Tahun 2022 ini, merupakan tahun ke 7 kita mengingat kembali sejarah emas masa lalu Kota Sintang dengan mengusung tema Membangun Kebersamaan Dalam Perbedaan.

“Kita ingin terus mengingat dan merawat warisan yang telah diberikan oleh figur Jubair Irawan I yang bercita-cita menyatukan perbedaan melalui simbolisasi pertemuan alur sungai kapuas dan sungai melawi yang arusnya saling bertentangan. Tatkala kita diuji oleh wabah covid 19 sejak tahun 2020 hingga saat ini, modal kebersamaan yang kita miliki telah membuktikan kita mampu bertahan dan beradaptasi menghadapi wabah yang sudah menglobal tersebut. Tugas kita sekarang, terus membangun Kota Sintang yang berguna untuk anak cucu kita di masa depan. Profil Kota Sintang yang cerdas, sehat, maju, terbuka, damai dan lestari adalah warisan yang terbaik agar generasi emas kita bisa melanjutkan kehidupan lebih baik di masa depan,” jelasnya.

Ia mengatakan, bahwa moment berkumpul hari ini, menjadikan semua warga Kota Sintang, untuk lebih banyak berkorban daripada menuntut. Lebih banyak berkarya daripada membuat masalah. Lebih banyak menebar harapan daripada ancaman. Lebih banyak bersilaturahim daripada bertikai. Nilai kebersamaan dalam keragaman yang sudah kita miliki sejak masa lampau, wajib kita pertahankan sampai kapan pun.  Sebab dengan nilai itulah dapat mempertahankan rumah besar kota sintang.

“Dalam suasana perayaan Idul Fitri 1443 H, dengan hati yang tulus mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri bagi umat muslim yang merayakannya. Taqabballahu Minna Wa Minkum, mohon maaf lahir dan batin. Selamat Hari Jadi Kota Sintang Ke-660. Majulah Kota Sintang, Majulah Kabupaten Sintang,” tutupnya.