Bupati Ungkap Ruas Jalan yang Dibangun Tahun 2021

15

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang Jarot Winarno mengatakan bahwa pemerintah daerah tetap akan melakukan beberapa kegiatan fisik ditahun 2021. Salah satunya adalah perbaikan beberapa ruas jalan di Kabupaten Sintang.

Jarot menyampaikan, Pemkab Sintang sudah menganggarkan dana untuk pembangunan jalan dari Buluh Kuning sampai ke Nanga Pari sebesar Rp 15,3 miliar. Jalan Sintang menuju Semubuk dianggarkan dari Dana Alokasi Khusus Provinsi sebesar Rp 35 miliar. Jalan dari Semubuk sampai Indung anggarannya sebesar Rp 3 miliar. Selanjutnya, dari Simpang Seputau Tiga sampai ke Nanga Merakai sudah dianggarkan sebesar Rp 10 miliar.

“Kalau dana yang ada bisa kita kerjakan dengan maksimal, maka waktu tempuh dari Sintang menuju Nanga Merakai bisa 2,5 jam. Selain itu, ruas jalan ke Nanga Pari dan Sekujam Timbai juga kita kerjakan,” kata Jarot

Jarot menuturkan, hantaman COVID-19 sejak Januari 2020 terasa betul dampaknya bagi pembanguna n Kabupaten Sintang. Namun, ia bersyukur pada tahun 2021 ini beberapa pembangunan yang sempat tertunda karena anggaran terpotong COVID-19 kembali dilanjutkan.

“Allhamdulilah, puji syukur, apa yang tertunda karena COVID-19, akan segera kita lelang lagi. Infrastruktur dasar kita itu, ada 6 jembatan dan 6 ruas jalan belum selesai. Ke depan karena kita sudah bisa lelang, akan segera dilelangkan,” kata Jarot.

Ia juga selalu mengingatkan OPD agar agar RPJMD Kabupaten Sintang itu harus selaras dengan rencana kerja provinsi dan tingkat nasional.

“Fokusnya kurang lebih sama soal penanggulangan covid-19, karhutla, dan pemulihan ekonomi. 6 prime mover masih sama yakni mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur dasar, percepatan listrik dan internet masuk desa, hilirisasi produk, penataan wilayah, reformasi birokrasi, dan membangun dari pinggiran,” jelasnya.

Mengenai Visi Pemkab Sintang, yakni Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Sintang Yang Cerdas, Sehat, Maju, Religius Dan Sejahtera, Yang Didukung Penerapan Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik Dan Bersih. “Untuk pengertian maju yakni mengandung makna masyarakat yang memahami pembangunan yang berkelanjutan dan Sintang lestari,” pungkasnya.