Sintang, Kalbar – Desa Lalang Baru akan mendirikan ATM Link yang akan menjadi salah satu produk BUMDes-nya. Demikian disampaikan Kepala Desa Lalang Baru, Andreas Ahoi, saat ditemui media ini beberapa waktu lalu.
Dikatakan dia, ATM link ini bisa bekerja sama dengan beberapa perbankan. Pihaknya akan menyesuaikan dengan perbankan yang biasa digunakan oleh karyawan perusahaan perkebunan sawit untuk menerima gaji. “Kami sudah menyiapkan tempatnya,” kata Andreas Ahoi.
Masih kata Ahoi, selain akan mendirikan ATM Link, BUMDes Desa Lalang Baru juga berencana akan membuat produk jual beli di bidang pertanian dan peternakan. “BUMDes akan membeli hasil pertanian seperti sayur-sayuran dari masyarakat untuk dijual kembali ke pasar,” katanya.
Tidak hanya hasil pertanian yang akan ditampung oleh BUMDes, hasil peternakan seperti telur yang diproduksi warganya juga akan ditampung oleh BUMDes. Tahun lalu, kata Andreas Ahoi, pihaknya fokus pada program ketahanan pangan. Pihaknya membagikan bibit ayam betelur pada semua warganya. “Tahun lalu, untuk program ketahanan pangan, kami membagikan bibit ayam betelur, ayam kampung, bebek dan ikan untuk warga. Tahun lalu, saya memang memprioritaskan program ketahanan pangan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata dia.
Di tahun ini, program ketahanan pangan yang akan dilakukan adalah pembagian bibit kelapa sawit. Sebanyak 19.500 bibit kelapa sawit akan dibagikan untuk warga.
“Harapan saya dengan dibagikannya bibit kelapa sawit, masyarakat saya tidak menjual lahannya. Tapi menanami lahannya dengan kelapa sawit. Masing-masing KK akan mendapatkan sekitar 100 bibit kelapa sawit,” katanya.
