DLH Singkawang Tanam 75 Pohon di  Kawasan Lahan Kritis

68

Singkawang, Kalbar  – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022, Pemerintah Kota Singkawang melalui Dinas Lingkungan Hidup menanam sebanyak 75 pohon di kawasan Embung Pajintan, Senin (6/6). Secara global, kegiatan ini mengangkat tema “Only One Earth” (Sustainably in Harmony with Nature) yang kemudian disesuaikan dengan kondisi di Indonesia menjadi “Satu Bumi untuk Masa Depan”.

Mewakili Wali Kota Singkawang, Staf Ahli Perekonomian, Keuangan dan Pembangunan Karyadi membuka kegiatan penanaman pohon yang digagas oleh Dinas Lingkungan Hidup di kawasan Embung Pajintan. Turut dihadiri oleh perwakilan Forkopimda Kota Singkawang, para Kepala Perangkat Daerah Kota Singkawang, Camat se-Kota Singkawang, Lurah se-Kota Singkawang, Ketua Komunitas Lingkungan se-Kota Singkawang dan undangan lainnya.

Karyadi mengimbau, kepada semua pihak untuk bersama-sama mengedepankan kepentingan lingkungan.  Karena, pemanfaatan ruang yang melebihi daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup memberi kontribusi besar pada kerusakan lingkungan. Maka dari itu, kegiatan menanam pohon ini menjadi salah satu bentuk nyata menyelamatkan lingkungan, khususnya di lahan-lahan kritis di Kota Singkawang.

“Jadikan momentum Hari Lingkungan Hidup Tahun 2022 ini menjadi awal perubahan perilaku yang ramah lingkungan. Kegiatan penanaman pohon ini perlu terus mendapatkan dukungan dan diperluas sehingga menjadi bagian dari gaya, pandangan hidup dan kebijakan,” ucapnya.

“Upaya ini perlu dilakukan secara konsisten yang diiringi dengan adanya perubahan perilaku yang ramah lingkungan, seperti menghemat energi, menghemat air, mengurangi pemakaian plastic, membuang sampah pada tempatnya, menanam pohon dan mengurangi emisi kendaraan bermotor yang menyebabkan polusi,” imbuhnya.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Deasy mengatakan, penanaman pohon-pohon ini sebagai bentuk penyelamatan lingkungan di lahan kritis yang bertempat di kawasan Embung Pajintan. Ia berharap kedepannya kawasan Embung Pajintan yang telah ditanami bibit-bibit pohon ini menjadi salah satu destinasi wisata yang ramah untuk dikunjungi para wisatawan. Adapun jenis pohon yang ditanam, yaitu Mahoni, Sepatu Dea, Ketapang Kencana, Jengkol dan Petai.

“Kegiatan ini dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2022. Dimana pada tanggal 5 Juni 2022 kemarin, kita juga sudah menanam 300 pohon di Mangrove Kuala. Hari ini, kita coba tanam sebanyak 75 pohon di kawasan Embung Pajintan yang termasuk lahan kritis,” tuturnya.

“Memang awalnya tanah di kawasan Embung Pajintan ini adalah milik pemerintah. Maka dari itu, penanaman pohon ini dilakukan sebagai bentuk penyelamatan lingkungan terhadap salah satu lahan kritis yang terabaikan. Semoga kedepannya kawasan ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Kota Singkawang dengan lebih banyak lagi tanaman yang tumbuh sehingga tertata indah dan bagus,” tutupnya.