Imunisasi Anak Harus Merata di Seluruh Sintang

Sintang, Kalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Senen Maryono, menegaskan pentingnya pemerataan layanan imunisasi anak hingga wilayah pedalaman dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) 2025. Ia mengingatkan bahwa seluruh anak, termasuk yang tinggal di daerah sulit akses, harus mendapatkan perlindungan kesehatan yang sama.

“Program imunisasi ini harus menyentuh semua wilayah, dari kota hingga pedalaman. Anak-anak di daerah terpencil pun berhak mendapatkan perlindungan yang sama,” ujar Senen di Sintang.

Pemerintah daerah saat ini terus mengejar cakupan imunisasi BIAS 2025 di seluruh kecamatan. Namun sejumlah wilayah pedalaman seperti Ambalau, Serawai, Ketungau Hulu, dan Kayan masih menghadapi hambatan akses. Banyak sekolah hanya dapat dijangkau melalui perjalanan sungai atau jalan darat yang memakan waktu berjam-jam, sehingga kunjungan petugas kesehatan harus dilakukan secara khusus.

Senen Maryono menilai ketertinggalan imunisasi di pedalaman dapat meningkatkan risiko penularan penyakit menular. Tanpa pemerataan, celah kekebalan (immunity gap) semakin besar dan menghambat terbentuknya kekebalan kelompok.

“Jika imunisasi hanya fokus di perkotaan, maka kesenjangan kesehatan makin besar. Ini berbahaya karena kesehatan anak tidak boleh membedakan lokasi,” tegasnya.

Campak menjadi salah satu ancaman yang kembali meningkat dalam dua tahun terakhir. Anak sekolah menjadi kelompok rawan sebagai pembawa penyakit bila tidak mendapatkan imunisasi lengkap.

Untuk menutup kesenjangan tersebut, Senen mendorong seluruh puskesmas memperkuat strategi jemput bola dengan mendatangi sekolah, posyandu, hingga rumah warga bila diperlukan. Strategi ini terbukti efektif terutama di daerah aliran sungai dan sekolah-sekolah terpencil yang jarang mendapatkan kunjungan layanan kesehatan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara puskesmas, pemerintah desa, pihak sekolah, dan tokoh masyarakat dalam memperluas sosialisasi kepada orangtua.

Senen berharap Pemerintah Kabupaten Sintang mempercepat pemerataan BIAS 2025 agar seluruh kecamatan dapat mencapai target cakupan. Ia menilai keberhasilan program imunisasi akan berpengaruh langsung pada masa depan generasi muda di Sintang.

“Pemerataan imunisasi adalah investasi jangka panjang. Jika anak-anak sehat, maka masa depan Sintang pun lebih kuat,” ujarnya.

SebelumnyaDewan Sintang Ajak Gen Z Menjadi “Petani Keren”
SelanjutnyaDewan Sintang Dukung Kelompok Tani Kembangkan Peternakan Sapi