Kalbar Siap Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tingkat Menteri Tahun ini

70

Pontianak, Kalbar – Provinsi Kalimantan Barat siap menjadi tuan rumah Ministerial Meeting atau Pertemuan Tingkat Menteri BIMP EAGA ke-25 Tahun 2022. Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat dr. Harisson, usai memimpin rapat Perumusan Bahan Pertimbangan kepada Gubernur Kalbar terkait kesiapan Kalbar sebagai tuan rumah ministerial meeting KESR BIMP-EAGA Ke-25 Tahun 2022, di ruang Praja II Kantor Gubernur Kalbar, Senin (24/1).

Dalam pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Asisten I (Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat) Hj. Linda Purnama, Asisten II (Asisten Perekonomian dan Pembangunan) , Junaidi dan Kepala Perangkat Daerah Jajaran Pemerintah Provinsi Kalbar, Serta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Kalbar dan Dekranasda Provinsi Kalbar.

Sebagai tuan rumah dalam penyelenggaran pertemuan tingkat Menteri ke 25, Harisson mengatakan akan mempersiapakan segala urusan untuk Kalbar. “Kita mempersiapkan rumusan sebagai bahan pertimbangan gubernur atas usulan kalbar sebagai tuan rumah penyelenggara pertemuan tingkat menteri ke 25. Kita juga persiapan dari segi akomodasi, personil, dan lain-lain. Untuk waktu kegiatan tersebut, masih menunggu dari Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

BIMP-EAGA (Brunei Darussalam-Indonesia-Malaysia-Philippines East ASEAN Growth Area) merupakan salah satu kerja sama ekonomi sub regional yang dibentuk pada tahun 1994 dengan tujuan utama meningkatkan kerja sama ekonomi dan integrasi di antara wilayah anggotanya dan Kerja Sama Ekonomi Sub Regional (KESR) merupakan forum kerja sama ekonomi antar wilayah lintas negara yang berdekatan secara geografis, diantaranya IMT-GT dan BIMP EAGA.
“Pada kesempatan ini, kita juga akan memperkenalkan produk – produk unggulan daerah kita. Oleh sebab itu, kita melibatkan dekranasda dan sektor pariwisata unggulan daerah yang nantinya akan memberikan manfaat bagi pertumbuhan ekonomi di kalbar. Dengan adanya pertemuan ini akan membawa multiplier effect pertumbuhan ekonomi di Kalbar, sehingga nantinya provinsi lain bahkan negara lain tertarik untuk datang kesini,” harap Sekda Kalbar.