KPU Simulasi Pencoblosan, Dihadiri Pjs Bupati Sintang

38

Sintang, Kalbar – Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Sintang, Ir Florentinus Anum, M. Si bersama Ketua KPU Kabupaten Sintang Hazizah dan Anggota KPU Kabupaten Sintang mengikuti Simulasi Pemungutan Suara di TPS Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sintang Tahun 2020 di Halaman Indoor Apang Semangai pada Sabtu
(21/11).
Penjabat Sementara Bupati Sintang Florentinus Anum mengatakan, simulasi ini menunjukan KPU sudah siap melaksanakan agenda nasional yakni pilkada ini. “Simulasi ini penting karena pilkada tahun 2020 beda dengan pilkada sebelumnya. Pilkada sekarang dilaksanakan di tengah pandemi covid-19,” katanya.
Kondisi ini membuat banyak hal baru yang harus diperhatikan baik oleh penyelenggara maupun oleh masyarakat pemilih. Sehingga memang sangat diperlukan simulasi,” ungkap Florentinus Anum.
Saat simulasi, katanya, juga terjadi hujan, jadi sudah tepat dan lengkap. Karena tidak menutup kemungkinan pada 9 Desember 2020 nanti juga terjadi hujan. Dengan demikian, penyelanggara sudah bisa melakukan langkah antisipasi. “Simulasi ini diharapkan bisa memberikan informasi yang lengkap sehingga pada hari H nya nanti bisa berjalan dengan baik,” tambah Florentinus Anum.
Ketua KPU Kabupaten Sintang, Hazizah menjelaskan proses pemungutan suara oleh KPPS memang harus dilakukan simulasi mengingat kita melaksanakan pilkada disaat pandemi covid-19. “Ada hal baru yang harus kita laksanakan baik teknis pemungutan dan penghitungan. Simulasi akan menunjukan tata cara yang harus dilakukan oleh KPPS dan masyarakat yang akan mencoblos,” katanya.
Dikatakannya, jumlah pemilih dalam satu TPS maksimal 500 pemilih. Kemudian, formulir juga banyak yang ditiadakan. Hanya ada formulir C Plano,” terang Hazizah.

Sebutan undangan juga sudah tidak ada tapi formulir C pemberitahuan yang berisi informasi pemilih ditentukan jam berapa harus datang ke TPS untuk mengurangi kerumunan. Pemilih yang datang wajib memakai masker, saat datang dan pulang wajib cuci tangan. “Kami siapkan fasilitas cuci tangan. Untuk bilik suara, kami siapkan 3 bilik. Dua bilik untuk yang suhu tubuhnya normal. Satu bilik untuk pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius,” ujarnya. Simulasi dilaksanakan secara nasional. Namun, kata dia, meskipun ada 7 kabupaten di Kalbar, yang menyelenggarakan pilkada, Kabupaten Sintang ditunjuk untuk melaksanakan simulasi hari ini.
“Simulasi juga kita lakukan pada aplikasi SIREKAP. Pemungutan akan dilakukan pada pukul 07.00 hingga 13.00. lalu dihitung, dan rekapnya sudah dilakukan melalui SIREKAP. KPPS dan saksi pasangan calon wajib memiliki smartphone dan scan barcode. “Secara otomatis akan terlihat hasilnya. Dalam waktu dan hari yang sama, kita bisa tahu hasil penghitungan pada hari tersebut’” tambah Hazizah.

Komentar