PDAM PERUMDAM Tirta Bengkayang Lakukan Audiensi permasalahan PETI

Bengkayang, Kalbar  – PDAM/PERUMDAM Tirta Bengkayang melakukan audiensi dengan Kapolres Bengkayang, Para Kabag, Kasat, Kapolsek Lumar serta Pelanggan PERUMDAM Tirta Bengkayang  mengenai penanganan PETI di Hulu Intake Madi, Rabu (5/5) di Aula Polres Bengkayang.

Beberapa hal telah dilakukan oleh Kapolres Bengkayang berkaitan dengan PETI di Madi, yaitu terlibat dalam Tim terpadu, melibatkan Personil dalam pengamanan di Intake Madi, melakukan Sosialisasi PETI dengan masyarakat, serta melakukan patroli langsung di hulu Intake Madi. Audiensi hari ini diagendakan untuk membahas langkah selanjutnya agar Air Madi aman dan tidak tercemar serta tidak ada lagi aktivitas PETI di hulu intake Madi.

Selanjutnya laporan Direktur PDAM/PERUMDAM Tirta Bengkayang Wardi, terkait masalah PETI di Madi yang sudah lama terjadi sejak bulan April 2020. PDAM sudah melaporkan masalah ini kepada Pemkab Bengkayang, Polres Bengkayang dan bahkan telah dibentuk Tim Terpadu. Penyelesaian dengan Upacara Adat juga telah dilakukan. Namun masih saja terjadi, bahkan beberapa laporan telah dibuat dan disampaikan dengan Polres Bengkayang. Beberapa Barang bukti telah diamankan bahkan penyergapan di TKP, namun upaya selalu gagal.

Direktur PDAM/PERUMDAM Tirta Bengkayang mengharapkan dengan pertemuan kali ini masalah PETI di Madi bisa segera diselesaikan agar kondisi air SPAM Madi bisa aman digunakan Pelanggan.
Berikut rangkuman beberapa hal yg disepakati dalam Audiensi :
1. Penegakan Hukum dengan cara Ultimatum Remedium artinya merupakan langkah terakhir dalam penyelesaian Masalah ini;
2. Akan dilaksanakan sosialisasi tentang PETI di Desa tiga berkat pada Senin, 10 April 2023 yg melibatkan Pemkab Bengkayang, Tim Terpadu, OPD Terkait, DAD Kabupaten Bengkayang dan DAD Kecamatan, PDAM, POLRES Bengkayang, TNI serta Warga Masyarakat dan Pihak Terkait;
3. Diakhir sosialisasi akan dibuat Kesepakatan Bersama agar dihentikan dan dilarang mencemari dan melakukan aktivitas PETI di hulu Intake Madi karena air tersebut adalah sumber air bersih dengan 8.981 Pelanggan atau kurang lebih 40.000.






SebelumnyaWako Edi Berikan Bantuan Beras pada 196 KK Penghuni Rusunawa
SelanjutnyaWaterfront SILUK Segera Dibangun