Pembangunan Rumah Betang Dianggarkan Rp2 Miliar

18

Sintang, Kalbar – Pemkab Sintang terus melanjutkan pembangunan Rumah Betang Tampun Juah. Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Sintang, Zulkarnaen mengatakan, tahun ini Pemkab Sintang menganggarkan dana Rp 2 miliar untuk pembangunan rumah betang.

Dikatakan Zulkarnaen, pembangunan rumah betang dilaksanakan secara bertahap. Dana Rp2 miliar yang dianggarkan tahun ini, juga belum dapat menyelesaikan pembangunan rumah betang tersebut. Selain menganggarkan dana untuk pembangunan rumah betang, Pemkab Sintang juga menganggarkan dana untuk pembangunan rumah adat Melayu sebesar Rp1,7 miliar.

“Pembangunan rumah adat Melayu akan selesai tahun ini,” katanya. Terpisah, Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan, untuk pembangunan rumah betang ini,  Pemkab Sintang mengelontorkan dana senilai Rp11 miliar.

Dikatakan Askiman, sampai tahun 2017,  Pemkab Sintang sudah menganggarkan dana Rp 7,5 miliar untuk pembangunan tahap awal. Sehingga masih kekurangan dana Rp3,5 miliiar untuk menyelesaikan bangunannya.

Askiman mengatakan, Pemkab sudah berkomitmen untuk menganggarkan penyelesaian pembangunan rumah betang tersebut.

Dikatakan Askiman, rumah betang ini menjadi kebutuhan masyarakat adat dalam pelaksanaan adat yang selama ini hanya menumpang di fasilitas umum.

Sementara itu,  Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jefray Edward mengatakan, rumah betang atau rumah adat masyarakat adat Dayak ini, kalau dilihat masih panjang perjalanan pembangunannya. Untuk itu, pihaknya terus mendorong pemerintah daerah supaya dapat menyelesai pembangunan rumah adat tersebut, terlebih pembiayaan dilakukan dalam beberapa tahun. Selain itu, rumah adat Melayu yang saat ini juga sedang dibangun, supaya dapat diselesaikan beberapa tahun yang akan datang.

“Harapan saya jangan sampai terhenti. Bahkan harus diselesaikan secepatnya. Karena melihat dari beberapa kabupaten, justru Kabupaten Sintang ini yang belum punya rumah adat. Baik rumah adat Melayu maupun rumah adat Dayak,” kata Jeffray.

Komentar