Sintang, Kalbar – Pemerintah Kabupaten Sintang diminta untuk lebih gencar membudayakan olahraga di tengah masyarakat, mengingat perannya yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Karena itu, penyelenggaraan beragam event olahraga dinilai menjadi langkah strategis untuk membudayakan olahraga di masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sintang diminta memperbanyak event-event olahraga, baik di tingkat pelajar, mahasiswa maupun organisasi olahraga lainnya. Dengan cara ini, masyarakat bisa mengetahui dan bisa mencintai olahraga. Hal itu disampaikan oleh anggota DPRD Kabupaten Sintang, Rudy Andryas.
Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Rudy Andryas, menilai bahwa event-event olahraga dapat menjadi pemantik semangat masyarakat untuk berolahraga. “Melalui penyelenggaraan event olahraga, masyarakat akan semakin menyadari pentingnya berolahraga untuk menjaga kesehatan dan kebugaran,” ujarnya.
Rudy menekankan bahwa olahraga tidak hanya memberi manfaat fisik, tetapi juga berfungsi sebagai sarana mempererat hubungan sosial. Dalam liga sepak bola lokal, misalnya, peserta dari latar belakang berbeda dapat bersatu di tengah sorakan penonton.
“Suasana penuh antusiasme dalam pertandingan membuat orang belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, dan membangun saling percaya,” tambahnya.
Selain itu, olahraga juga menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai positif seperti disiplin, kejujuran, dan kepemimpinan. Rudy mencontohkan bagaimana sebuah tim sepak bola belajar menghadapi kekalahan, mengevaluasi strategi, serta mengembangkan kemampuan bekerja sama.
Karena itu, Rudy mendesak Pemkab Sintang untuk memperluas akses terhadap fasilitas olahraga dan menciptakan program-program yang inklusif. “Membudayakan olahraga bukan hanya tentang kesehatan fisik, tetapi juga tentang membangun kebersamaan,” tegasnya.
Namun, ia tidak menutup mata terhadap tantangan di lapangan. Minimnya sarana dan prasarana olahraga menjadi hambatan besar. Keterbatasan anggaran, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti berinovasi. Rudy mendorong Pemkab Sintang menjalin kemitraan dengan sektor swasta, termasuk puluhan perusahaan perkebunan sawit yang beroperasi di daerah tersebut. Kolaborasi semacam ini dinilai tidak hanya menghidupkan aktivitas olahraga, tetapi juga membantu pengembangan talenta muda.
“Seorang atlet bisa sukses jika mendapatkan dukungan sejak awal pembibitan dari pemerintah daerah. Tanpa dukungan itu, sulit bagi kita untuk bersaing di tingkat lebih tinggi,” tutup Rudy. Ia menambahkan bahwa program pelatihan bagi atlet muda akan menjadi investasi penting.
