Pemkab Sintang Punya Banyak PR Pembangunan Infrastruktur

Sintang, Kalbar – Persoalan infrastruktur memang tidak ada habis – habisnya. Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Sintang masih menjadi PR pemerintah daerah setempat. Kerusakan infrastruktur jalan dan jembatan ini selalu menjadi keluhan masyarakat Kabupaten Sintang.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sintang, Bobby Erianto saat diwawancarai media ini di DPRD Sintang beberapa waktu lalu, mengatakan Pemkab Sintang harus bisa menyelesaikan persoalan infrastruktur jalan selama lima tahun ke depan.

Bobby menilai, sangat wajar masyarakat mengharapkan akses jalan yang layak untuk dilewati. Karena jalan yang layak sudah menjadi kebutuhan vital bagi masyarakat. Selain untuk memperlancar transportasi, jalan yang bagus juga mendukung dunia usaha.

“Salah satu dampak jalan rusak, selain jarak tempuh lebih lama, ya barang-barang juga menjadi lebih mahal. Karena pedagang pasti menghitung biaya angkut dan lain-lain. Lain halnya kalau jalan bagus, tentu harga bisa ditekan karena biaya angkut lebih murah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, aspirasi masyarakat yang paling menonjol di daerah pemilihannya (dapil) Sintang 3 yang meliputi Kecamatan Dedai, Kecamatan Kelam Permai dan Kecamatan Sungai Tebelian adalah masalah infrastruktur jalan. Karena banyak titik jalan yang masih rusak dan memerlukan perbaikan.

“Jalan-jalan yang rusak masih banyak kita temui. Ini juga menjadi keluhan utama masyarakat kita di kampung-kampung. Kedepan, perbaikan infrastruktur jalan ini akan jadi pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan. Kita akan berupaya perjuangkan itu,” kata Bobby.

Tak hanya masalah infratstuktur, persoalan pendidikan juga akan jadi perhatian serius Bobby selama menjabat.

“Kita akan berupaya untuk berkontribusi meningkatkan kualitas pendidikan, tentunya dengan berkoordinasi dengan instansi terkait. Kita ingin pendidikan kita mampu bersaing dengan daerah lain,” ujarnya.

SebelumnyaInfrastruktur Perbatasan Sangat Buruk
SelanjutnyaSintang Ingin Jadi Kota Layak Anak