Saprahan Khatulistiwa, Kurasi Produk UMKM Kalbar Resmi Dibuka

27

Pontianak, Kalbar – Ketua Dekranasda Provinsi Kalimantan Barat, Lismaryani yang didampingi Founder (Pendiri) Ladara Indonesia, Nanny Hadi Tjahjanto dan Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalbar, Agus Chusaini, membuka kegiatan Kurasi Produk UMKM Kalbar sebagai rangkaian Saprahan Khatulistiwa di Hotel Mercure Pontianak, Jumat (17/6).

Ketua Dekranasda Kalbar menyambut baik diadakannya kegiatan ini dan berharap produk UMKM tersebut yang terseleksi dengan baik dan lolos kurasi, seperti makanan, pakaian, serta produk kerajinan yang ada, dapat dipromosikan di media online yang ada.

 Sehingga bisa ikut serta mendukung gerakan nasional “Bangga Buatan Indonesia” serta “Bangga Buatan Kalimantan Barat”, seperti salah satu misi Dekranasda Prov Kalbar yaitu meningkatkan daya saing perajin dan produk kerajinan berbasis kearifan lokal dengan selera global melalui pengembangan inovasi desain serta kreatifitas.

Perangkat daerah terkait, BUMN dan BUMD, juga diharapkan dapat mendukung program Dekranasda Prov Kalbar, sehingga dapat tumbuh dan berkembang di masa new normal.

Kegiatan kurasi produk UMKM sangat penting dilakukan sebagai salah satu bentuk penyeleksian terhadap produk UMKM di Kalimantan Barat, baik dari segi mutu dan desain maupun packaging produk, agar kualitas produk yang akan dipasarkan tidak mengecewakan pembeli.

Menurut lismaryani,  dalam pengembangan pemasaran terhadap produk kerajinan UMKM Kalimantan Barat, Bank Indonesia perwakilan Kalimantan Barat diharapkan dapat membantu memberikan pembinaan penggunaan media pemasaran online seperti Ladara, Pagi UMKM, dan lainnya.

“Saya yakin momen pasca pandemi covid-19 ini menjadi waktu yang tepat untuk bangkitnya industri UMKM dan kerajinan serta industri kreatif kalbar agar lebih berdaya saing dan semakin berkontribusi dalam peningkatan perekonomian perajin dan daerah,” ujarnya.