12 Dokter Ikuti Program Internsip di Sanggau

27

Sanggau, Kalbar – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot melepas 12 orang dokter peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan Ill Tahun 2021, di Ruang Kerja Wakil Bupati Sanggau, Kamis (2/9).

Penugasan Peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan III Tahun 2021 didasarkan pada surat tugas nomor : DG.02.04/2.1/2787/2021, yang ditandatangani oleh Kepala Pusat Perencanaan dan Pemberdayaan SDM Kesehatan Dr.dr Irmansyah, Sp KJ (K).

Peserta Program Internsip Dokter Indonesia Angkatan III tahun 2021 di masa pandemi Covid-19 terhitung mulai melaksanakan tugas tanggal 28 Agustus 2021 hingga 27 mei 2022. Mereka akan bertugas di Kabupaten Sanggau selama sembilan bulan. Ada tiga tempat untuk mereka melaksanakan program ini, yaitu RSUD Mth. Djaman, Puskesmas Kembayan dan Puskesmas Beduai.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot berpesan, 12 orang dokter yang akan bertugas di wilayah Kabupaten Sanggau untuk dapat melaksanakan tugas dengan kesungguhan hati. Diharapkan para dokter ini dapat membantu Pemerintah Kabupaten Sanggau dalam penanganan Covid-19.

“Kehadiran kalian di sini mengemban tugas yang cukup berat. Tugas sosial, tugas yang mulia. Karenanya kami berharap kalian dapat bekerja dengan maksimal untuk mendapatkan hasil yang maksimal juga. Kami atas nama pemerintah daerah mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas,” ujarnya.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sanggau, Ginting menyampaikan, 12 dokter tersebut akan ditempatkan di sejumlah fasilitas kesehatan di Kabupaten Sanggau.

Dijelaskan, 12 dokter tersebut nantinya dibagi dalam tiga kelompok, dan bergiliran memberikan pelayanan kesehatan di tiga faskes. “Tiap kelompok empat dokter,” tegasnya.

Ia menyampaikan, kehadiran Dokter Internship itu untuk meningkatkan pemerataan tenaga kesehatan di Kabupaten Sanggau, yang saat ini masih kekurangan dokter.

“Selain itu, untuk meningkatkan kapasitas mereka. Sebelum melaksanakan praktek mandiri. Harapan kita, pada tahun-tahun ke depan program Dokter Internship tetap berjalan di Kabupaten Sanggau,” tutupnya.