Empat Rumah Susun Diresmikan Menteri PUPR

18

Oleh : Tantra Nur Andi

Sintang, Kalbar – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun empat rumah susun di Kabupaten Sintang. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, Mochamad Basuki Hadimuljono meresmikan empat rumah susun (RUSUN) yang telah dibangun tersebut.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti sekaligus pengguntingan pita yang didampingi oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno dan para pejabat OPD Pemerintahan Kabupaten Sintang, Kamis (13/2).

Empat Rusun yang diresmikan itu yakni Rumah Susun Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney Keuskupan Sintang di Jalan Teluk Menyurai Sintang dengan menelan biaya total Rp13,05 miliar berkapasitas 162 siswa, type 24 dengan 2 lantai. Kemudian Rumah Susun Rumah Sakit Rujukan Ade M Djoen Sintang di Jalan Y.C Oevang Oeray Sintang dengan biaya Rp12,3 miliar memiliki type 36 dengan 3 lantai sebanyak 42 unit.

Rumah Susun Yayasan Kabar Senang Sekolah Tinggi Theologi Immanuel Sintang di Jalan Raya Sintang-Pontianak, Kelurahan Balai Agung berkapasitas 162 mahasiswa dengan tipe 24 dan memiliki 2 lantai, serta rumah susun Pondok Pesantren Agropolitan Nurul Ma’arif dengan kapasitas 108 santri, memiliki tipe barak 12 unit dan 3 lantai.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia, M Basuki Hadimuljono, mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan prioritas dalam mengejar ketertinggalan menuju Indonesia yang lebih sejahtera. Selain membangun empat rusun ini, katanya, masih ada kebutuhan untuk anak didik di Nanga Merakai, Kecamatan Ketungau Tengah yang membutuhkan rumah susun juga. Di sana siswanya banyak dan lokasi sekolah jauh dari desa sehingga membutuhkan rusun. “Mudah-mudahan bisa kita programkan,” ujarnya.

Menteri PUPR berpesan para penerima bantuan rumah susun untuk menjaga dan memanfaatkannya dengan baik. “Dengan selesainya pembangunan rumah susun ini, nanti ada proses hibahnya, kita titipkan untuk pelihara, jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya. Semuanya kita kerjakan, kita berikan rusun lengkap dengan listrik, air, hingga meubelernya, sehingga ini semua tinggal dimanfaatkan dengan baik,” pesan Basuki Hadimuljono.

Sementara Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, bantuan program yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR sangat banyak.  Seperti penguatan tebing pinggiran Sungai Melawi dan pinggiran Sungai Kapuas, penarikan air baku dari Bukit Saran di Kecamatan Tempunak dan Bukit Sada di Kecamatan Serawai. Kemudian yang terasa benar ialah rehabilitasi rumah tidak layak huni, sanitasi dan air bersih untuk di desa.

Komentar