Dinas KBP3A Sintang Gelar Workshop Bagi Pengelola PIK Sintang

Sintang, Kalbar – Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang melaksanakan Workshop “Pendampingan Pusat Informasi dan Konseling” Bagi Pengelola Pusat Informasi dan Konseling Remaja di Kabupaten Sintang pada Kamis, (27/1) di Aula Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang. Kegiatan workshop dibuka oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang Yustinus J, S. Pd. M.A.P.

Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Sintang Maryadi menyampaikan, kegiatan ini diikuti oleh peserta yang terdiri dari 14 locus PIK-R yang ada di Kabupaten Sintang dan 2 Sekolah yang akan dijadikan locus tahun 2022.
“Workshop akan dilaksanakan satu hari saja yakni Kamis, 27 Januari 2022 di Aula DKBP3A Sintang. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelaksana Program PRO PN Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja di Kabupaten/kota. Serta tercapainya target sasaran lokus Pro PN 100 % di kelompok PIK Remaja di Kabupaten Sintang,” terang Maryadi.

Masih kata Maryadi, hasil yang diharapkan adalah bapak dan ibu guru bisa mengarahkan dan memberi pemahaman kepada para siswa untuk mengikuti atau membentuk Kelompok PIK-R di Sekolahnya masing-masing. “Di Kelompok PIK-R, siswa akan diberikan pengetahuan yang penting dalam tumbuh kembang mereka dimasa remaja sesuai dengan segmnetasi usia,” kata Maryadi.

Dengan mengikuti kegiatan PIK-R, remaja memahami gambaran tentang kesiapan hidup berkeluarga pada remaja usia 20-24 tahun, faktor pendorong terjadinya kehamiian pada remaja, memahami strategi pencegahan stunting dari hulu, memahami implementasi pencegahan stunting dari hulu, memahami dan mampu melaksanakan peran dan fungsinya dalam implementasi pencegahan stunting dari hulu.
“Materi yang akan diberikan adalah tentang pengaruh narkoba bagi anak remaja, remaja masa kini, kebijakan Pro PN bidang remaja, modul tentang kita,” katanya.

Ada 3 modul tentang kita yakni modul berani untuk usia 10-14 tahun, modul beraksi untuk usia 15-19 tahun dan modul berkolaborasi untuk usia 20-24 tahun. “Kami akan menghadirkan narasumber yakni BNN Kabupaten Sintang, Wahana Visi Indonesia dan Anak-anak PiK-R yang sudah mendapat pelatihan di Provinsi Kalbar,” terang Maryadi.

SebelumnyaCegah Korupsi, Kades dan BPD Dapat Bimbingan Hukum
SelanjutnyaKabupaten Sintang Gelar workshop Pendampingan PIK Remaja