Bertemu Wabup Sintang, Ini Uneg-Uneg Tokoh Masyarakat Dedai

33

Sintang, Kalbar – Sebanyak lima orang tokoh masyarakat Kecamatan Dedai menerima kedatangan Wakil Bupati, Sintang Sudiyanto dan Ketua DPRD Sintang, Florensius Ronny di ruang tamu Mapolsek Dedai, Kamis (1/7).

Dalam pertemuan dengan Wakil Bupati Sintang, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Dedai, Agus Hayudin menginginkan, titik kerusakan parah pada jalan utama di sini segera diperbaiki. “Tidak perlu di aspal. Tapi di beton saja, kami yakin lebih tahan lama. Kalau dana, bisa diambil dari aspirasi 8 orang anggota DPRD Kabupaten Sintang dapil III,” pintanya.

Selanjutnya, kata dia, mohon bebaskan lahan di areal HGU PTPN XIII di Nanga Dedai ini. Ia melihat  tanahnya bagus karena terdiri dari pasir dan batu. Jadi kalau belum bisa di beton, ditimbun pakai sirtu tersebut. “Kami yakin akan bagus juga,” ungkapnya. Lahan sirtu ini memiliki luasan sekitar 10 hektar.

Ketiga, ia minta Pemkab Sintang membentuk Unit Kerja Daerah atau UKD di setiap kecamatan. UKD wajib memiliki alat berat yang lengkap utnuk memelihara jalan di kecamatan. Dengan adanya UKD, maka di setiap kecamatan ada excavator, dump truk, motor grader dan wales stump. “Kami minta pihak perusahan selalu monitor kondisi jalan di sini. Kalau sudah mulai rusak, langsung diperbaiki,” pinta Agus Hayudin.

Supardi, tokoh Masyarakat Dedai lainnya mengharapkan, agar anggota DPRD Kabupaten Sintang bisa membantu penganggaran dana perbaikan jalan di Kecamatan Dedai. “Paling tidak memperbaiki jalan poros dulu dibantu,” pinta Supardi.

Wakil Bupati Sintang, Sudiyanto mengatakan, Pemkab Sintang telah menganggarkan dana untuk Kecamatan Dedai. Tapi masih fokus ke Dedai bagian hulu karena untuk membuka isolasi desa dengan membuat jalan baru.

“Aspirasi dan uneg-uneg masyarakat sudah disampaikan. Kami memahami semua kemauan masyarakat,” kata Sudiyanto.

Dikatakan dia, Kecamatan Dedai ini masuk ke dalam Unit Perbaikan Jalan dan Jembatan (UPJJ) Wilayah I yang terdiri dari Kecamatan Sintang, Kelam Permai dan Dedai. “Kalau dana kami cukup, kami juga setuju UPJJ ada  di masing-masing kecamatan,” kata Wakil Bupati Sintang.

Ia mengatakan, tanggung jawab yang paling besar dalam memelihara jalan kabupaten, memang pemerintah kabupaten. Tapi jika ada perusahan, tentu bisa membantu pemerintah kabupaten. Jalan kabupaten sangat panjang dan luas, sementara kondisi keuangan daerah sedang sulit. Pemkab Sintang tidak akan mampu, tanpa bantuan perusahaan yang beroperasi di Sintang. “Kami berterima kasih pada perusahaan yang sudah membantu memelihara jalan kabupaten. Ke depan, komunikasi lebih baik lagi,” harap Sudiyanto.