BNN dan TP PKK Singkawang Kerjasama Proteksi Ancaman Narkoba

64

Singkawang, Kalbar  – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Singkawang menjalin kerjasama dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Singkawang di Aula BNN, Rabu (15/6). Kegiatan ini menjadi agenda yang memproteksi keluarga dari ancaman narkoba. Ditandai dengan penandatangan perjanjian kerjasama oleh kedua belah pihak dan disaksikan langsung oleh Ketua TP4GN Kota Singkawang.

Jalinan kerjasama ini dimulai dari kebijakan dimana BNN pusat bersama TP PKK pusat berupaya memproteksi keluarga dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Untuk itu, Kepala BNN Kota Singkawang Toto Budi Suprato menilai langkah pencegahan sedini mungkin adalah suatu langkah tepat untuk memproteksi keluarga dari ancaman.

“Di sini peran PKK sangat penting sekali untuk bisa masuk dan menyentuh keluarga-keluarga di Kota Singkawang. Seperti yang diketahui, PKK biasanya menggelar pendidikan kesejahteraan, keterampilan dan juga harmonisasi keluarga,” ujarnya.

“Memang kebanyakan kasus yang ditemukan berawal dari faktor keluarga, seperti faktor perceraian (broken home) dan kurang perhatian orang tua. Bahkan terlalu dimanjakan juga mempengaruhi, dimana uang jajan yang diberikan kepada anak-anak terlalu besar sehingga disalahgunakan. Faktor lingkungan juga berpengaruh. Makanya, perlu pengawasan dari orang tua, pihak keluarga dan sekolah,” imbuh dia.

Toto mengatakan, rata-rata di tiap Kecamatan di Kota Singkawang memiliki besaran ancaman yang sama terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Maka dari itu, BNN Kota Singkawang memperluas jangkauan proteksi dari ancaman narkoba dengan membangun kerjasama bersama TP-PKK Singkawang.

Ke depannya, BNN Kota Singkawang melibatkan partisipasi berbagai pihak lainnya demi perluas jangkauan kinerjanya. Hal ini dimaksudkan untuk memaksimalkan upaya BNN mencegah dan memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Singkawang.

Ketua TP PKK Singkawang, Juli Wahyuni mengatakan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan BNN untuk mewujudkan program-program yang tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan dibangunnya kerjasama antara kedua belah pihak.

“Kalau sosialisasi mengenai narkoba ataupun penyuluhan ke sekolah-sekolah, itu sudah PKK lakukan secara rutin. Dengan adanya kerjasama ini, PKK Singkawang akan membuat realisasi program kerja yang bisa disinergikan dengan BNN yang bisa langsung menyentuh lapisan masyarakat di tingkat keluarga. Sehingga, apa yang dikerjakan bisa sesuai dengan tujuan dari MoU BNN dan TP-PKK Singkawang,” ungkap dia.