Bupati Jarot: Sintang Rumah Besar Kita Semua

22

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang Jarot Winarno mengajak masyarakat Bumi Senentang untuk bersatu karena Pilkada 2020 sudah usai. Persatuan mutlak diperlukan karena tidak mungkin bisa membangun Sintang sendirian.

“Sintang ini rumah besar kita semua. Berbagai komponen bangsa hidup rukun, damai, bersatu menjadi kekuatan yang tidak terkalahkan. Kita harus konsolidasi, kita sama-sama membangun Sintang ini,” ajak Jarot.

Ia mengakui dalam sejarah perjalanan Kabupaten Sintang, ada terjadi gesekan. Tetapi menurutnya itu hal yang biasa. Dan semuanya kembali bersatu dalam rumah besar Kabupaten Sintang.

Berkaitan dengan Rumah Jabatan Bupati Sintang, ditegaskan Jarot bahwa bangunan itu adalah Pendopo Rakyat. “Pendopo inipun memiliki sejarah. Dibangun sejak 1864 sebagai rumah jabatan asisten residen Belanda. Tahun 2018 terjadi musibah kebakaran. Kemudian kita bangun kembali. Ini pendopo rakyat,” tegas Jarot.

Jarot juga meminta masyarakat Kabupaten Sintang memercayai dirinya dengan Yosef Sudiyanto. “Bahwa kami tidak akan pernah berubah. Inilah kami, sederhana, tidak berjarak dengan rakyat. Meskipun sudah tua, kami siap bekerja keras untuk membangun Kabupaten Sintang,” katanya.

Dijelaskannya, banyak kemajuan yang sudah dicapai Kabupaten Sintang. Lazimnya, ukuranya kesejahteraan masyarakat dilihat dari persentase penduduk miskin. Saat ini persentase penduduk miskin mengalami penurunan. “Dulunya 13 persen sekarang turun menjadi 9,6 persen,” bebernya.

Dalam hal pendidikan, kesehatan dan perkapita atau indeks pembangunan manusia (IPM), juga terus mengalami kenaikan. Pemerataan pembangunan terus merata sampai ke pedalaman.

“Ini semua buah dari pembangunan yang kita lakukan. Prime mover yang kita usung sangat berdampak pada kemajuan pembangunan. Seperti membangun dari pinggiran, mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur dasar, percepatan akses listrik dan internet masuk desa, penataan wilayah, hilirisasi produk, dan reformasi birokrasi,” urai Jarot.