Bupati Tekankan Pentingnya Peran Ibu dalam Keluarga

20

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan bahwa seorang ibu merupakan madrasah yang dasar dan utama untuk generasi akan datang. Sehingga penting peran seorang ibu terhadap anak-anaknya dalam lingkungan keluarga. “Ibu-ibu bayangkan, anak kita itu dibentuk otaknya sejak dalam kandungan. Sehingga kebiasaan kita sejak dalam kandungan itu anak-anak didengarkan ayat-ayat suci Al Qur’an dan sholawat-sholawat kanjeng nabi. Ketika lahir diadzankan oleh bapaknya. Luar biasa,” kata Jarot.

Hal itu disampaikan Jarot saat menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Sintang masa khidmat 2020-2025 oleh Pengurus Wilayah Fatayat NU Provinsi Kalbar. Jarot menjelaskan, kecerdasan emosional dan spritual serta intelektual anak itu tumbuh sampai usia empat tahun sudah mencapai 60-80 persen. Sisa perkembangnya selanjutnya itu tinggal 20 persen saja.

“Jadi betapa pentingnya ketika masa kehamilan sampai anak-anak kita masih dibawah 6 belum Sekolah Dasar itu ditangani langsung oleh manajer yang paling top, yakni ibu rumah tangga sebagai kepala madrasahnya,” ujar Jarot.
Selain sebagai kepala madrasah anak-anak dalam keluarga, dikatakan Jarot, ibu itu juga sebagai manajer kuangan terbaik dalam keluarga.

“Ibu-ibu ini ajaib. Yang belum nikah dikirim orang tuanya kurang, masih cukup untuk ongkos sebulan. Kalau yang udah menikah dikasi suaminya pas-pasan juga bisa mengatur ekonomi rumah tangganya,” tutur Jarot. “Kalau kaum perempuan Nahdliyin itu tangguh dan bermartabat luar biasa. Sumbangsih atau kontribusinya besar sekali untuk membangun sumber daya manusia di Kabupaten Sintang,” tutur Jarot lagi.

Kemudian lanjut dia, pentingnya martabat, karena merupakan modal dasar pembangunan karakter anak-anak baik itu ilmu agamanya, ilmu sosial kemasyarakat dan lainnya. “Kalau Nahdlatul Ulama saya yakin selalu mengajarkan moderasi dalam beragama. Kemudian selain Ukhuwah Islamiyah juga Ukhuwah Insaniah dan basariah,” kata Jarot.