Dewan Dorong Sintang Fokus Bangun Desa Tertinggal

37

Sintang, Kalbar – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sintang, Jefray Edward mengatakan pembangunan Sintang, Kalimantan Barat, harus tetap fokus terhadap desa tertinggal dan termiskin.

“Harus ada verifikasi yang benar, mana yang termasuk desa tertinggal dan desa termiskin agar anggaran dapat tepat sasaran,” kata Jeffray ditemui di Sintang, Rabu (8/6).

Dikatakan Jeffray, meski pembangunan prioritas untuk desa tertinggal dan termiskin. Namun desa-desa lain tidak akan luput dari perhatian pemerintah dalam mengalokasikan dana desa.

Menurut dia, prioritas untuk desa tertinggal bukan berarti harus mengabaikan desa lain. Sebab semua desa harus mendapatkan dana desa. Hanya saja mungkin ada perbedaan jumlah dana desa dilihat dari jumlah masyarakat miskinnya.

Dirinya berharap, dana tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk membangun desa.

“Dana desa harus dipertanggungjawabkan dengan benar dan digunakan untuk mendukung pembiayaan pembangunan di desa yang menjadi prioritas,” kata Jeffray.

Kabupaten Sintang memiliki luas wilayah 21.635 kilometer persegi dan berpenduduk sekitar 365.000 jiwa. Kepadatan penduduk 16 jiwa per kilometer persegi.

Luas wilayah Kabupaten Sintang sekitar 14,74 persen dari luas Provinsi Kalimantan Barat.

Hal yang sama disampaikan Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sintang, Santosa. Dia meminta pembangunan ekonomi masyarakat harus lebih difokuskan pada pengembangan ekonomi kreatif.

“Kepala desa harus bisa mengembangkan ekonomi masyarakatnya dengan menumbuhkan ekonomi kreatif,” pinta dia.