Kembangkan Kerajinan Anyaman Tangan Jadi Prudes

15

Oleh : Tantra Nur Andi

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno meminta kerajinan anyaman warga Desa Buntut Ponte Kecamatan Serawai dijadikan produk dari perusahaan desa (Prudes). Bupati Sintang yang dihadiahi topi anyaman terbuat dari rotan oleh masyarakat Desa Buntut Ponte mengaku bangga dengan hasil kerajinan masyarakat setempat. Jarot meminta warga Desa Buntut Ponte untuk mengembangkan kerajinan anyaman tangan untuk dijadikan salah satu produk unggulan desa.

“Saya duduk di sini, saya liat banyak terpajang di dinding, saya pergi ke Jakarta rata-rata mereka minta kerajinan yang tidak pakai warna-warna atau yang polos, itu laku. Kalau kita buka pameran cepat laku,” kata Jarot. Kalau di Desa Buntut Ponte ini punya potensi kenapa tidak. “Karena tugas kita di desa dengan dana desa untuk mengembangkan potensi desa.
Presiden selalu mengingatkan yakni tentukan produk unggulan desa (prukades), bangun embung desa, bikin BUMDes, dan bangun sarana olahraga desa (sorga).

“Kalau di sini potensinya anyaman dari rotan kenapa tidak kita kembangkan secara besar-besaran. Nantinya bisa dipasarkan lewat Bumdes, baik berupa topi, tas dan kerajinan anyaman tangan lainnya. Saya liat potensi di sini sangat bagus,” kata Jarot.

Komentar