KKU Siapkan Unit SAR

66
Bupati Kayong Utara, Citra Duani menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Basarnas.

Sukadana (Kalbar Post) – Kondisi geografis Kabupaten Kayong Utara yang terdiri dari pegunungan dan lautan, dengan frekuensi pelayaran yang tinggi membuat kehadiran Pos SAR menjadi sangat penting, untuk mempercepat proses penyelamatan.

Bupati Kayong Utara, Citra Duani ketika melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dengan Kantor Pencarian dan Pertolongan Pontianak, di Sungai Raya, Kamis (8/10) mengatakan, Kayong Utara yang memiliki 103 pulau dan sebagian besar berpenghuni, selalu berhadapan dengan kondisi cuaca ekstrem, sehingga sering menimbulkan potensi kecelakaan.

Kondisi ini membuat Pemkab Kayong Utara sangat berharap pada Badan Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS), untuk dapat memberikan pelayanannya melindungi masyarakat dari musibah bencana dan kecelakaan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Pontianak, Yopi Haryadi, menyampaikan ucapan terima kasih pada Bupati dan Sekda Kabupaten Kayong Utara, atas terlaksananya PKS ini.

Menurut Yopi pelayanan pencarian dan pertolongan merupakan amanat konstitusi. “Secara hakekat, pelaksanaan SAR (Search and Rescue) merupakan kewajiban pemerintah, baik pusat, maupun daerah yang pelaksanaannya dikoordinasikan oleh Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BASARNAS),” ujar Yopi.

Menurut Yopi, frekuensi transportasi di Kayong Utara cukup tinggi, yang juga sejalan dengan tingginya resiko terjadinya kecelakaan, sehingga PKS ini menjadi penting.

PKS dilakukan dalam upaya penempatan Pegawai Tidak Tetap Pemkab Kayong Utara pada Unit Pencarian dan Pertolongan (UPP) Kayong Utara dan Perjanjian Pinjam Pakai tentang Bangunan Milik Pemerintah Daerah oleh Kantor Pencarian dan Pertolongan. Diharapkan pada tahun 2021, UPP Kayong Utara dapat beroperasi. (Djie/Prokopim/editor : tantra nur andi)

Komentar