Pemkab Kubu Raya Harap Succofindo Permudah Akses Layanan

14

Kubu Raya, Kalbar – Bupati Kubu Raya, Muda Mahendrawan menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung baru Sucofindo cabang Pontianak di Kubu Raya, Selasa (28/6).

Ia mengharapkan, pemerintahan Kubu raya keberadaan Succofindo di Kubu Raya lebih mempermudah akses layanan untuk mengembangkan dan menumbuhkan dunia usaha.

“Kita apresiasi sekaligus sekaligus dibantu untuk mempercepat pembangunan, terutama dalam proses perizinan dan lebih cepat proses bersinergi dengan pemerintah Kubu Raya , swasta dan semua pihak,” ujarnya.

Dia menjelaskan, di Kalimantan Barat pelayanan Sucofindo banyak dibutuhkan, karena dengan standar akurasi sudah teruji dan menunjukan kinerja yang baik di Kalimantan Barat ini.

“Sehingga bisa menghasilkan banyak manfaat. Kami dari Pemerintah Kubu Raya menyambut baik dan nantinya akan dilanjutkan kerjasama yang sifatnya untuk bisa memberikan hal-hal yang terbaik bagi masyarakat dan Kubu Raya,” ungkapnya.

Dia mengatakan, di Kubu Raya tidak memiliki potensi tambang yang besar, namun Sucofindo dapat melindungi kepentingan pihak-pihak yang bertransaksi dan memastikan dipenuhinya standar teknis yang berlaku bagi produk/komoditas yang diperdagangkan.

Dikatakannya, bahwa  Sucofindo memiliki sarana pengujian dan analisis yang lengkap untuk memastikan aspek mutu dan keamanan produk. Kapabilitas laboratoriumnya meliputi pengujian kimia, mikrobiologi, kalibrasi, elektrikal dan elektronika, keteknikan dan pengujian mineral dan pemrosesan mineral.

Ia berharap, peningkatan kontribusi Sucofindo dalam menumbuhkan dunia usaha, baik skala industri maupun UMKM di Kubu Raya. “Mudah-mudahan pembangunan gedung ini bisa meningkatkan kontribusi Sucofindo dalam menumbuhkan dunia usaha di Kubu Raya,” tuturnya.

Muda menilai, Kubu Raya memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian, karena tahun 2001 sampai 2022, menunjukkan pertumbuhan UMKM paling besar di Kalbar. “Keberhasilan ini tidak terlepas dari adanya sistem data informasi geospasial, karena terdata sekitar 70 persen pelaku UMKM di Kubu Raya,” ucapnya. 

“UMKM yang sudah masuk ke dalam sistem data informasi geospsial sampai saat ini hanya ada di Kabupaten Kubu Raya. Inovasi inilah yang selalu kami jual ketika kami berkunjung ke daerah-daerah,” imbuhnya.

Paolo Manurung Vice, Presiden SBU Mineral mengatakan, pembangunan gedung baru Sucofindo yang baru ini diharapkan bisa menampung peningkatan jumlah pegawai, peningkatan kapasitas dan kapabilitas laboratorium.

“Anggaran untuk pembangunan gedung kantor ini berasal dari anggaran investasi pembangunan Tahun 2022 dengan nilai sebesar Rp10,5 miliar, dan dibangun di atas lahan seluas 4.378 meter persegi,” tuturnya.

Gedung yang akan dibangun tersebut terdiri dari kantor 2 lantai dengan luas 488 meter persegi, yang dilengkapi gedung laboratorium dua lantai dengan luas 596 meter persegi serta dua gedung lainnya. “Gedung baru ini kedepan diharapkan dapat memberikan kontribusi dan meningkatkan kinerja Sucofindo cabang Pontianak serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh pelanggan,” katanya.