Pemuda Agen Persatuan

19

Sintang, Kalbar – Anggota DPRD Sintang, Kusnadi mengharapkan pemuda dapat menjadi agen yang mempersatukan bangsa Indonesia.

Untuk itu, kata Kusnadi, pemuda perlu menjauhi paham yang dapat memecah persatuan dan kesatuan. Generasi muda harus bisa bersatu membangun NKRI. Sebab, tantangan bangsa Indonesia ke depan semakin komplek. Apalagi di tengah era persaingan globalisasi.

Menurut Kusnadi, menjadi sangat penting generasi muda mampu menjawab tantangan bangsa ke depan. Kemampuan memenangkan persaingan diperlukan. Karena itu, generasi muda mesti memperkuat sumber daya manusia. Sehingga mampu berperan maksimal bagi pembangunan yang dibutuhkan dalam memajukan bangsa dan negara.

Kusnadi mengajak pemuda untuk dapat memaknai bahwa peran pemuda sangat penting. Salah satunya dengan menyatukan Indonesia serta meniadakan perbedaan.

Dia menginginkan  pemuda bisa menjadi agen-agen persatuan, perdamaian, pembangunan dan menjadi sumber potensi SDM Indonesia. Pemuda diharapkan menjadi inovasi generasi bangsa.

Menurutnya, pemuda, wajib memainkan peran dalam menjaga kesatuan serta mempertahankan dan menjadi katalisator perdamaian.

Menurutnya, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan telah mengamanatkan pada Pasal 7. Untuk meningkatkan peran aktif pemuda dalam membangun dirinya, masyarakat bangsa dan negara.

Selama ini, kata dia, perubahan-perubahan banyak terlahir dari sumbangan anak muda. Pencapaian anak muda generasi kini juga berpotensi memberi perubahan positif. Kemajuan teknologi misalkan. Banyak generasi muda tampil berkat kemampuannya dalam mengoptimalkan teknologi. Misal facebook dilahirkan berkat inovasi anak muda.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf) Kabupaten Sintang, Hendrika menginginkan, pemuda Kabupaten Sintang harus sehat dan kreatif. Untuk sehat, pemuda harus mencintai olahraga. Selain sehat, talenta para pemuda Sintang perlu dikembangkan agar mereka menjadi pemuda yang kreatif dibidang ekonomi.

“Saya akan menjadikan pemuda Sintang, pemuda yang kreatif dan berprestasi dibidang olahraga,” kata Hendrika.

Hendrika bertekad, para pemuda Sintang harus didorong kreativitasnya, terutama dalam kegiatan ekonomi. Untuk itu, sejumlah program mewujudkan pemuda kreatif sedang disiapkannya.

“Saya akan membuat pelatihan keterampilan ekonomi kreatif untuk para pemuda. Semua bakat dan talenta pemuda harus bisa disalurkan, agar mereka menjadi kreatif dan berprestasi

dibidang olahraga,” beber dia.

Berbagai pelatihan keterampilan untuk para pemuda agar kreatif di bidang ekonomi, sedang dicanangkannya. Begitu juga pelatihan untuk pengembangan dunia olahraga.

 

Komentar