Perempuan Jangan Takut Tampil di Politik

16

Pewarta : Tantra Nur Andi

Sintang, Kalbar – Suksesi Pilbup Sintang akan digelar tahun depan. Kaum perempuan diminta harus berpartisipasi dalam pilkada serentak tersebut. Harapan itu disampaikan anggota DPRD Sintang, Maria Magdalena. Ia berharap ada calon kepala daerah yang berani maju dalam pilbup mendatang. Sebab dia menilai, selama ini kaum perempuan kurang terlibat dalam politik.

“Banyak kaum perempuan masih takut tampil dalam pentas pilkada,” katanya.

Dikatakan dia, dalam pileg pun, keterlibatan perempuan masih kurang. Meski ada kuota 1 persen untuk keterwakilan perempuan di partai politik (parpol) saat Pemilu Legislatif (pileg). Keberadaan mereka ada yang terkesan memenuhi kuota saja.

“Semestinya kaum perempuan berani tampil “di panggung” politik praktis. Karena, ketika perempuan serius, maka masyarakat juga akan memercayai dan memilih sebagai wakil rakyat di legislatif,” katanya.

Ia merasa perlu upaya untuk menyadarkan pentingnya politik bagi perempuan. Karena melalui politik kita bisa memperjuangkan keinginan maupun aspirasi kaum perempuan,” kata Maria Magdalena.

Ia menilai, kaum perempuan saat ini bukannya takut masuk politik praktis. Tapi, kesadaran soal persamaan gender masih kurang.

“Tapi, sekarang perempuan yang masuk politik dan terpilih menjadi dewan juga sudah meningkat. Sekarang, dewan perempuan jumlahnya 5 orang. Jadi, lumayan lah dibanding periode-periode sebelumnya,” kata perempuan yang sebelumnya berprofesi sebagai pengacara ini.

“Cuma, memang perlu kerja keras. Tapi, perempuan harus berani lah. Berani tampil. Jangan takut untuk bersaing. Tunjukan kita juga bisa. Jangan sampai menganggang kita sendiri tidak bisa,” pesan Maria.

Kedepan, ia berharap pemberdayaan perempuan bisa berjalan dan semakin ditingkatkan untuk penyetaraan gender. “Ini harapan saya sebagai dewan. Semoga bisa diwujudkan oleh pemerintah,” harap legislator dari daerah pemilihan (dapil) Sepauk-Tempunak ini.

Maria Magdalena, Anggota DPRD Sintang

Komentar