Peringati HUT Sanggau, Yohanes Ontot Ziarah Makam Pangsuma

38

Sanggau, Kalbar – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot melakukan ziarah dan tabur bunga ke Makam Pangsuma di Jalan Djoko Soedarmo, Desa Meliau Hilir, Kecamatan Meliau, Jum’at (1/4). Ziarah ini merupakan lanjutan rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-406 Kota Sanggau.

Kegiatan ini masih merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke – 406 Kota Sanggau Tahun 2022, dengan mengusung tema Sanggau Bergotong Royong, Harmonis dan Inovatif Untuk Kesejahteraan Bersama.

Kepala Desa Meranggau, Kristop menyampaikan, apresiasi atas ziarah yang dilakukan Wakil Bupati Yohanes Ontot. “Kebetulan saya yang masih keturunan Keluarga besar Pangsuma mengucap syukur kepada pemerintah, masih mengenang, masih mengingat sehingga datang untuk berziarah ke makam Pangsuma. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Kuasa melihat Meliau supaya apa yang diperjuangkan, apa yang diminta, bisa tercapai,” ucapnya.

Camat Meliau Tang menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Wakil Bupati yang sudah bersedia mengunjungi Makam Pangsuma pada kesempatan Hari Jadi ke-405 Kota Sanggau.

“Inilah keadaan Makam Pangsuma yang kita lihat sekarang ini. Saya berharap, mudah-mudahan dengan adanya kunjungan pak Wakil Bupati ini, komplek Makam Pangsuma ini nanti bisa lebih baik ke depan. Saya juga berharap Makam Pangsuma ini bisa dikunjungi setiap tahun pada peringatan Hari Jadi Kota Sanggau,” ujarnya.

Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot mengatakan, ziarah ini merupakan bentuk penghargaan dan penghormatan kepada tokoh pejuang kemerdekaan Indonesia yang bergerilya melawan penjajah Jepang di Meliau.

“Alasan kita datang pada peringatan Hari Jadi Kota Sanggau, karena kita mengingat pesan Bung Karno, jangan pernah lupakan sejarah. Sanggau ini ada, pasti ada orang sebelumnya yang merintis dengan cara, dengan pikiran mereka pada kondisi waktu itu. Sejarah Sanggau ini cukup panjang, yang harus kita refleksi ulang agar para generasi kita tidak lupa,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa pangsuma telah berjuang membebaskan Meliau dari penjajah Jepang. Untuk Pangsuma ini, sejarah yang mungkin sudah tahu persis sepak terjangnya pada waktu itu, pada zaman penjajahan Jepang. Bagaimana upaya-upaya dia mengusir Jepang di kawasan Meliau

“Kemudian Pak Ajoen Langgan Jantan ini kebetulan om (paman), karena sepupu bapak saya. Ada lagi beberapa orang. Mereka ini adalah pejuang di masa penjajahan pada waktu itu,” ucapnya.

Ia menyampaikan, ziarah ini untuk mengingat kembali sebagai tanda penghormatan. Agar ada damai dalam hidup mereka di surga dan mereka kita berharap mendoakan kita. Agar Sanggau secara khusus dan Indonesia secara umum bisa nyaman, aman dan damai. NKRI harga mati,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut dihadiri, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sanggau Sudarsono, Kepala BPBD Kabupaten Sanggau Siron dan Direktur PSDKU Polnep Pontianak di Sanggau, Kapolsek Meliau Iptu Nana Supriatna, Danramil Meliau Plh Danramil Sertu Kusnadi , perwakilan keluarga Pangsuma M Jolang, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Sanggau, perwakilan Forkompimcam, sejumlah kepala desa, pengurus PDKS Meliau serta tamu undangan lainnya. Ziarah berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.