Puluhan Mahasiswa Unka Baksos di Desa Nanga Kompi

14
Melawi, Kalbar – Sebagai bentuk partisipasi mahasiswa pada masyarakat. Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Pertanian dan Kehutanan, Universitas Kapuas (Unka) Sintang,  akan menggelar kegiatan bakti sosial di Dusun Senain, Desa Nanga kompi, Kecamatan sayan, Kabupaten Melawi Dari tanggal 13- 20 februari 2018.
Ketua BEM, Fakultas Pertanian dan Kehutanan Unka , flodanus fortunatus erik, mengatakan, adapun kegiatan yang akan dilakukan seperti Pembuatan parit, Papan plang desa, praktek pembuatan pupuk organik, serta seminar pertanian dan kehutanan.

“Ada sekitar 80 orang mahasiswa yang akan ikut dalam kegiatan Baksos tersebut ,” bebernya ditemui di Nanga Pinoh, Senin (12/2).

Dusun Senain, Desa Nanga Kompi, merupakan desa yang terletak di perbukitan Bukit Hitam perbatasan antara Provinsi Kalbar dan Provinsi Kalteng. Desa ini mayoritas berpenduduk dengan mata pencaharian sebagai petani.

Dipilih Nanga Kompi, terangnya Karena desa tersebut menjadi salah satu daerah basis pertanian di Kabupaten Melawi.

Bakti sosial yang dilakukan para mahasiswa merupakan salah satu pengamalan tri dharma perguruan tinggi. Bakti tersebut juga menjadi bukti bahwa mahasiswa merupakan agen perubahan sosial.

“Ini adalah agenda kegiatan tahunan yang kita lakukan. Pada tahun lalu kegiatan  baksos dipusatkan  di Kabupaten Sekadau, Kecamatan Balai Sekuak, Desa Ransa,” terangnya.

Kades Nanga Kompi, Embang mengucapkan terima kasih atas kegiatan baksos yang akan dilakukan mahasiswa Unka Sintang. Dirinya sangat mendukung kegiatan tersebut sebagai salah satu cara membangun semangat gotong royong serta menambah wawasan masyarakat.

“Saya berharap melalui kegiatan tersebut dapat terjalin komunikasi yang baik antara masyarakat dan mahasiswa , sehingga pelaksanaan kegiatan dapat berjalan dengan sukses,” harapnya.

Dirinya  juga sudah menghimbau kepada masyarakatnya untuk bersama sama membantu kegiatan Baksos mahasiswa Unka Sintang, yang baru pertama kalinya di adakan di Desa Nanga Kompi, Kecamatan Sayan.

Sebagai Kepala Desa, Embang ia juga sangat mengapreasiasi gagasan diadakannya kegiatan sosial di masyarakat oleh mahasiswa.

Sebab, hal itu sesuai dengan pengamalan tri dharma perguruan tinggi, yakni pendidikan dan pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Kegiatan kemasyarakatan yang dilakukan para mahasiswa setidaknya menjadi bukti bahwa misi perguruan tinggi tak hanya bersifat akademis semata. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan juga harus mendorong para mahasiswanya memiliki kepedulian terhadap masyarakat.

Kegiatan bhakti sosial sangat penting sebagai pembelajaran mahasiswa bermasyarakat dan sekaligus mengaktualisasikan potensi diri masing-masing.

”Saya juga senang, karena nantinya juga ada seminar pertanian dan Kehutanan yang disampaikan mahasiswa kepada masyarakat saya disana. Dan tentu ini sangat bermanfaat sekali,” tandasnya. (Dea)

 

Komentar