Ribuan Jamaah Hadiri Shalat Sunnah Khusuf di Masjid Agung

15

Ribuan Jamaah Hadiri Shalat Sunnah Khusuf di Masjid Agung

Sanggau, Kalbar – Ribuan jamaah Kota Sanggau dan sekitarnya memadati masjid Agung Al-Mu’awwanah Sanggau pada Rabu (31/1) malam. Kehadiran mereka di masjid terbesar di Kabupaten Sanggau untuk menghadiri shalat Sunnah Khusuf atau shalat Sunnah gerhana bulan total Super Blue Blood Moon yang terjadi pada pukul 20.15. Bertindak selaku imam, Ustazd Ahmad Zaini, dan khotib Ketua MUI Sanggau, H. Mustafa.

Sekretaris Masjid Agung Al-Mu’awwanah Amin Sukur saat naik mimbar sebelum pelaksanaan shalat dimulai memberikan penjelasan tentang tata cara shalat sunnah khusuf. Shalat sunnah dimulai dari niat, takbiratul Ihram, mrmbaca surat Al Fatihah dan surat lainnya (disunnahkan surat yang panjang dan dibaca jahr (keras) oleh imam), ruku’ (disunnahkan waktu ruku’ lama, seperti waktu berdiri), berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya (disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya), ruku’ lagi (disunnahkan waktunya lebih pendek dari ruku’ pertama), i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, sujud kedua, berdiri lagi (rakaat kedua), membaca surat Al Fatihah dan lainnya (disunnahkan surat yang panjang), ruku’ (disunnahkan waktu ruku’ lama, seperti waktu berdiri), berdiri lagi kemudian membaca Al Fatihah dan surat lainnya (disunnahkan lebih pendek daripada sebelumnya, ruku’ lagi (disunnahkan waktu ruku’ lebih pendek dari ruku’ pertama), i’tidal, sujud, suduk di antara dua sujud, sujud kedua, duduk tahiyah akhir dan ditutup dengan salam.
“Setelah selesai shalat gerhana, khatib memberikan khutbah,” kata Amin.

Sementara itu, Ketua MUI, H. Mustafa dalam khutbahnya menyampaikan pentingnya melaksanakan shalat khusuf. Peristiwa gerhana bulan maupun matahari dikatakan Mustafa adalah peristiwa alam yang menunjukan tanda-tanda kebesaran Allah. Oleh karena itu, Mustafa mengajak umat muslim selalu mengucapkan rasa sukur karena mendapatkan kesempatan bisa menikmati gerhana bulan malam ini. (zul)

Komentar