Sekda Kalbar Hadiri Peresmian Gereja Stella Maris Siantan

36

Pontianak, Kalbar  – Mewakili Gubernur Kalimantan Barat, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson menghadiri acara Peresmian Gereja Katolik Paroki Stella Maris Siantan Pontianak, Sabtu (28/5).

Turut hadir dalam kesempatan  peresmian Gereja Katolik tersebut, Paroki Stella Maris Siantan Pontianak   diantaranya, Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Barat, Kebing, Penjabat Bupati Landak, Samuel, Walikota Pontianak diwakili, Kapolda Kalbar diwakil, Pangdam XII Tanjungpura diwakili, Uskup Agung Pontianak, Monsinyur Agustinus Agus, Uskup Agung Merauke Monsinyur Petrus Canisius Mandagi MSC, Uskup Emeritus Monsinyur Aloysius Sudarso SCJ, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Umat Gereja Stella Maris.

Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harisson mengajak seluruh umat Gereja untuk menggunakan fasilitas yang sudah dibangun dengan baik ini untuk dipelihara dan dijaga dengan baik.

“Di lingkungan Gereja Stella Maris Siantan Pontianak terdapat tempat ibadat jalan Salib dan Goa Maria. Tempat ini dapat dikelola menjadi tempat wisata rohani bagi umat Katolik baik lokal maupun Internasional. Untuk itu, keindahan tempat ini perlu diinformasikan kepada khalayak baik di Kota Pontianak maupun diluar Kota,” ujarnya.

Dikatakan Harisson, pembinaan di bidang agama termasuk pembangunan Gereja merupakan upaya untuk meletakkan landasan moral dan spiritual yang kokoh bagi pembangunan Nasional dan Daerah. Dengan adanya pembinaan ini, masyarakat akan mampu menempatkan diri dalam keselarasan hidup antar sesama manusia, lingkungan serta hubungannya dengan Sang Pencipta, jelasnya.

“Rumah ibadah merupakan simbol tempat perjumpaan Tuhan dengan umat-nya. Selain itu, rumah ibadah merupakan tempat bagi umat mensyukuri kasih dan kemurahan hati-nya serta menerima perintah serta ajaran-ajaran tentang Kebenaran dan Keselamatan Hidup. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat akan terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan rumah ibadah,” tuturnya.

Diakhir kegiatan Peresmian Gereja, dirangkaikan dengan  Gunting Pita di depan Pintu Gereja,  dilanjutkan  pembukaan Pintu Gereja oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, serta Penandatanganan Prasasti dan Visit area Gereja.