Selaraskan Ekonomi dengan Pelestarian Lingkungan Hidup

47
Bupati Sintang, Jarot Winarno melantik Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Edy Harmaini

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang, Jarot Winarno menginginkan adanya keselarasan kegiatan ekonomi dengan pelestarian lingkungan hidup. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang yang baru, Edy Harmaini diharapkan mampu mengimplementasikannya.

“Kabupaten yang berkelanjutan adalah menyelaraskan antara pelestarian lingkungan hidup dengan kegiatan ekonomi masyarakatnya, serta penghormatan terhadap kearifan lokal. Diharapkan kepala dinas lingkungan hidup dapat memahami konsep Sintang yang berkelanjutan untuk mengimplementasikannya,” kata Jarot Winano melantik Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang yang baru, Edy Harmaini, Jumat (18/6).

Ia mengingatkan, agar kepala dinas lingkungan hidup senantiasa mampu menghadapi tantangan ke depannya. “Tugas saudara berat, karena kita saat ini dalam situasi Kejadian Luar Biasa (KLB) bencana mewabahnya Covid-19. Kita ketahui Covid-19 erat korelasinya dengan kondisi kesehatan lingkungan pada ruang publik, sehingga tugasnya berupaya terus menjaga kebersihan kota,” ujarnya.

Ia mengatakan, tugas pokok dinas lingkungan hidup harus mampu menghadapi tantangan yang akan muncul di masa depan. “Kita sudah memasuki musim kemarau, dan diprediksi akan mengalami kemarau panjang. Seperti tahun sebelumnya, kita mengalami kebakaran hutan dan lahan di saat kemarau. Tentu  terjadinya karhutla disaat covid-19 akan memperburuk situasi, karena karhutla dapat memberikan dampak dampak penurunan bagi kualitas udara,” katanya.

Jarot berpesan agar kepala dinas lingkungan hidup agar terus bekerja dengan semangat. Ia yakin kepala dinas yang baru mampu menjalani dan menghadapi tantangan yang ada. “Semangat untuk Sintang yang lebih maju, untuk Sintang yang berkelanjutan,” pesan Jarot.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edy Harmaini, mengatakan langkah pertama setelah dirinya dilantik, ia akan konsolidasi dulu  di internal Dinas Lingkungan Hidup. “Karena selama adanya pandemi Covid-19, semua aturan berubah, seperti adanya protokol kesehatan, sehingga kinerja kita harus memperhatikan soal protokol kesehatan. Nah inilah salah satunya yang akan kita lihat,” ucapnya.

Ia pun menyatakan siap menghadapi tantangan yang harus dihadapi, seperti terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. “Kita harus mengantisipasi terjadinya karhutla. Saya akan cek bagaimana persiapannya, nanti akan saya evaluasi dan terus berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah terkait,” tambahnya.

Pewarta : Tantra Nur Andi

Editor : TIM

Komentar