Seminar Pemetaan Wilayah Adat Desa Potensi SDA Dibuka

74

Sanggau, Kalbar – Wakil Bupati Sanggau, Yohanes Ontot  secara resmi membuka kegiatan Seminar Pemetaan Wilayah Adat/Desa Potensi Sumber Daya Alam Untuk Mempercepat Penerapan PERDA Nomor 6 Tahun 2018 di Kecamatan Toba dan Menjadikan Kabupaten Sanggau yang Terdepan dan Pertama Menciptakan Perkebunan dan Pertanian yang Berkelanjutan di Kalimantan Barat dan Indonesia, Selasa, (14/6).

Turut dihadiri, Camat Toba, Adi Susanto, Forkopimcam Kecamatan Toba, tokoh adat serta tokoh masyarakat Kecamatan Toba.

Agus Sutomo, Direktur Eksekutif Teraju Indonesia mengatakan, adanya kerja sama dengan semua pihak salah satunya adalah para pimpinan adat, pemerintah desa dan semua stakeholder, yang mana Kecamatan Toba menjadi yang pertama dan kemudian menjadi contoh untuk kecamatan lain di Sanggau dan Kalbar.

“Tujuan dilaksankannya Seminar tersebut untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Wakil Bupati Sanggau berharap, dengan adanya kegiatan ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Toba ini.

“Tentu kita berharap dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa diberikan pencerahan terkait dengan potensi yang ada disekitaran ini. Teraju Foundation inilah yang bekerja sama dengan Pemerintah Daerah, bagaimana kita manfaatkan secara maksimal menjadikan sumber daya alam kita ini menjadi sumber yang mampu meningkatkan nilai ekonomi di wilayahnya masing-masing, selain menjaga, memelihara dan melestarikan hutan itu tadi,” ungkapnya.