Tingkatkan Hasil Panen, Pagi Harap Petani Pelajari Teknologi Pertanian

37

Mempawah, Kalbar – Wakil Bupati Mempawah Muhammad Pagi menghadiri panen jagung bersama di Desa Wajok Hilir, Kecamatan Jongkat, Kabupaten Mempawah kembali menunjukkan hasil positif di bidang pertanian. Selasa (14/6). Turut dihadiri Camat Jongkat Reno Prawira, Wakil Ketua DPRD Mempawah Sayuti, Danramil Jongkat Kapten Inf Ari Crisdianto, serta pihak terkait lainnya.

Kepala Desa Wajok Hilir, Abdul Majid mengatakan panen bersama dilakukan sebagai wujud syukur atas hasil pertanian yang ada di Dusun Simpang Empat yang terkenal dengan hasil holtikulturanya. Baik itu semangka, keladi, padi dan jagung yang sudah banyak dijual di pasaran Kota Pontianak dan sekitarnya.

Ia mengatakan panen tersebut sebagai bukti bahwa hasil pertanian sudah cukup baik, namun perlu diedukasi dengan ilmu baru sehingga dapat meningkatkan hasil pertanian di Desa Wajok Hilir maupun Kabupaten Mempawah.

“Semoga dengan panen bersama ini dapat mempromosikan hasil pertanian yang ada di Desa Wajok Hilir,” ucapnya.

Kadis PKPP, Gusti Basrun mengatakan hasil pertanian yang ada di Desa Wajok Hilir sangat baik dan termasuk daerah penyangga hasil pangan yang ada di Kota Pontianak dan sekitarnya, hasil holtikultura yang ada sudah begitu dikenal masyarakat seperti semangka yang menjadi tanaman utama warga di Dusun Simpang Empat Desa Wajok Hilir.

Dia meminta, kepada para petani untuk ikut berperan aktif menggali ilmu baru dan teknologi pertanian yang terus berkembang, selain itu dapat berkomunikasi dengan para penyuluh pertanian lapangan dalam memecahkan masalah pertanian.

Sementara itu, wakil bupati Mempawah Muhammad Pagi juga memberikan apresiasi kepada para petani yang telah berhasil menanam jagung dengan hasil yang cukup memuaskan, namun ia berkata bahwa para petani juga harus terus dapat mempelajari ilmu baru agar hasil panen jagung dapat lebih memuaskan.

Dia juga meminta, sinergisitas semua elemen masyarakat dalam meningkatkan hasil pertanian, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan para petani yang ada di Kabupaten Mempawah, khususnya di Desa Wajok Hilir. “Mari jalin sinergisitas semua elemen dalam mendukung pertanian yang ada di Kabupaten Mempawah,” ungkapnya.

Ia menilai, potensi lahan Desa Wajok Hilir yang respresentatif dan dapat ditanami berbagai macam tanaman holtikultura,.

Dia berharap,  para petani terus mempelajari teknologi pertanian dalam usaha meningkatkan hasil panen, mendapatkan edukasi serta bimbingan para penyuluh pertanian dalam mengenalkan teknologi terbaru yang bermanfaat bagi para petani.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa media tanam berupa bibit, polibeg dan pembasmi hama bagi 16 kelompok tani yang ada di Kecamatan Jongkat.