Walkot Singkawang Sampaikan Pesan Damai Imlek

42

Singkawang, Kalbar – Wali Kota Singkawang menjadi narasumber dalam program acara talkshow berjudul ‘Nasional Is Me’ yang digelar langsung secara virtual oleh Heartline Network, Kegiatan ini mengangkat tema ‘Pesan Damai Imlek dan Toleransi dari Singkawang’ di TCM Room Singkawang, Senin, (31/1).

Wali Kota Tjhai Chui Mie mengatakan, toleransi di Kota Singkawang tercipta karena adanya rasa cinta kepada tanah air dan cinta damai terhadap sesama. “Untuk menciptakan toleransi, tentunya masing-masing kita harus memiliki rasa kecintaan kepada tanah air. Sehari-harinya, masyarakat hidup berdampingan dengan berbagai bentuk kebudayaan yang berbeda-beda. Hal ini didorong oleh rasa cinta damai terhadap sesama yang patut diapresiasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan, eksistensi Kota Singkawang ini layaknya miniatur negara Indonesia. Hingga kini, ragam-ragam kekayaan budaya yang ada tetap eksis mewarnai kesatuan hidup masyarakat Tidayu (Tionghoa, Dayak dan Melayu). Hal ini tergambar dengan bangunan rumah-rumah adat yang ada di Kota Singkawang, seperti Rumah Adat Melayu dan Rumah Adat Dayak.
“Saat ini, Singkawang sudah punya Rumah Adat Melayu dan Rumah Adat Dayak. Menyusul kedepannya, akan dilakukan pembangunan Rumah Adat Tionghoa. Selain, dalam bentuk rumah adat, Singkawang juga punya berbagai macam acara kebudayaan lainnya. Sebagai contoh, Saprahan, Naik Dango dan Cap Go Meh. Tidak hanya itu, masih banyak lagi ragam-ragam acara kebudayaan lainnya,”ungkapnya.

Tjhai Chui Mie juga mengatakan, berkaitan dengan program pembangunan Kota Singkawang lainnya masih banyak yang harus diselesaikan, contohnya Bandara Kota Singkawang. “Kita juga akan membuat tiga buah gerbang pintu masuk menuju Kota Singkawang yang masing-masing menggambarkan kebudayaan kota Singkawang,” tambahnya.

Dalam menyambut Tahun Baru Imlek 2573, dirinya tidak mempersiapkan acara khusus dan hanya menghias rumah dengan pernak-pernik Imlek saja. Ia menambahkan dirinya bersama keluarga akan beribadah dan berdoa di Vihara Tri Dharma Bumi Raya.
“Tidak ada acara khusus apa-apa. Paling kumpul-kumpul keluarga saja dan berdoa menyambut Tahun Baru Imlek di Vihara Tri Dharma Bumi Raya. Seperti biasa, kami mengucap syukur masih bisa berkumpul bersama dan merayakan Imlek. Tidak lupa, saya juga mendoakan supaya pandemi Covid-19 cepat berlalu, pulihnya perekonomian kota Singkawang dan semoga program-program pembangunan Kota Singkawang berjalan dengan lancar,” tutupnya.