Narkoba Musuh Bersama

39
Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono.

Pontianak (Kalbar Post) – Momentum Hari Anti Narkoba Indonesia (HANI) harus dijadikan semangat untuk memerangi narkoba bersama-sama. Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, sudah lebih dari tiga juta orang yang terpapar narkoba. “Saya mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk memerangi narkoba,” ajaknya.

Edi mengingatkan, para anak muda agar jangan pernah coba-coba menggunakan narkoba. “Saya akan memberikan tindakan tegas pada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terbukti menyalahgunakan narkoba. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak secara rutin melakukan tes urine terhadap ASN, mulai dari pejabat eselon, staf hingga guru,” katanya.

Berdasarkan tes yang dilakukan, kata Edi, ditemukan ada yang positif sehingga diberikan sanksi tegas serta rehabilitasi. Ia mengungkapkan, berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, tingkat pengguna narkoba meningkat saat pandemi COVID-19. Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pontianak AKBP Agus Sudiman mengungkapkan, meningkatnya penyalahgunaan narkoba saat pandemi COVID-19 memiliki korelasi karena beban hidup kian berat, yang berakibat pada tingkat stres semakin tinggi.

“Rata-rata pengguna narkoba pada usia produktif. Berdasarkan data yang masuk ke Tim Asesmen Terpadu (TAT) BNN jumlah yang diajukan dari penyidik melebihi target,” bebernya. Dikatakan dia, target asesmen BNN Kota Pontianak hanya 50 persen asesmen. Jumlah tersebut berbeda dibandingkan tahun lalu karena BNN harus mencari target untuk dilakukan asesmen. “Dalam tahun ini kita lebih banyak melakukan upaya pencegahan, untuk pencegahan kita berkolaborasi dengan BNN Provinsi Kalbar,” katanya. (TL / KP)

Komentar