Pemkab Sintang Terima Bantuan CSR Pertamina

Sintang, Kalbar – Bupati Sintang diwakili oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edi Harmaini, menerima bantuan Corporate Social Responbility (CSR) dari Pertamina Regional Kalimantan melalui Fuel Terminal Sintang, yang diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Sintang pada hari Kamis (12/08) bertempat di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sintang, Edi Harmaini menjelaskan, bantuan CSR dari Pertamina ini merupakan dukungan terhadap minimnya sarana dan prasarana pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang, “Kita bersyukur sekali, hari ini kita menerima bantuan CSR dari Pertamina. Hal   ini sangat berarti bagi kita karena mendapatkan tambahan sarana dan prasarana berupa 4 gerobak sampah dan 1` kontainer sampah. Selama ini yang menjadi keluhan kita, sarana prasarana. Akhirnya kita mendapatkan bantuan,” jelasnya.

Edi Harmaini menjelaskan, permasalahan pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang yang menjadi sorotan diantaranya, TPS yang ada di Kota Sintang masih minim, kedua masih minim displinnya masyarakat untuk taat membuang sampah sesuai jam yang telah diatur oleh pemerintah yakni pukul 18:00 hingga 06:00,  ketiga kalaupun ada TPS, masyarakat terkadang masih membuang sampahnya di luar dari TPS tersebut, itu yang menjadi permasalahan eksterna,l” jelas Edi.

Lanjut Edi Harmaini, terkait permasalahan yang ada di internal, seperti masih minimnya sarana dan prasarana pendukung untuk pengangkutan sampah. “Untuk diketahui, bahwa tong atau kontainer dan truk pengangkut sampah (Amrol) di Sintang ada 2 unit, 1 unitnya dalam kondisi kurang maksimal, sehingga tinggal 1 unit. Kemudian kontainer sampah di Sintang ada 14 unit, yang kita butuhkan saat ini ialah Amrol sebanyak 8 unit. Selain itu, kita membutuhkan sebanyak 33 kontainer sampah, untuk memenuhi pengelolaan sampah yang maksimal di seluruh Sintang,” katanya.

Kemudian selain minimnya sarpras, setiap kontainer paling tidak tiga kali dalam setahun harus direhab, karena zat asam sampah sangat tinggi yang menyebabkan kontainer cepat keropos (tidak layak pakai). Sehingga perlu adanya perbaikan terhadap kontainer. “Nah masalah internal dan eksternal itulah yang menjadi perhatian bagi kami dalam memaksimalkan pengelolaan sampah di Kota Sintang,” ujarnya.

Selain CSR yang diberikan oleh Pertamina, Edi Harmaini juga menjelaskan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang mendapatkan bantuan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. “Kita dibantu oleh anggota DPR-RI yakni Yessi Melania untuk berkomunikasi dengan Kementerian LHK. Akhirnya Kementrian LHK memberikan bantuan berupa 3 unit kendaraan roda tiga (tossa). Kami dari Dinas Lingkungan Hidup menyerahkan kepada Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang tugasnya membantu mengambil sampah di depan rumah-rumah masyarakat. Kemudian dikumpulkan di TPS, sehingga dengan 3 unit tossa tersebut dapat menunjang kinerja mereka KSM, 3 tossa tersebut kita serahkan ke Kelurahan Akcaya, Masuka dan Sengkuang,” tambahnya.

Mewakili Manager Fuel Terminal Sintang, Muhammad Satrio selaku SPV Receiving Storage dan Distribution Sintang mengatakan, bantuan ini diberikan atas dasar kepedulian pihaknya terhadap lingkungan dan Masyarakat. “Tentu kami ucapkan terima kasih kepada Pemkab Sintang terkhusus Dinas Lingkungan Hidup yang sudah berjuang dan peduli terhadap lingkungan dan masyarakat Kabupaten Sintang terkait pengelolaan sampah,” ujarnya.

Muhammad Satrio menjelaskan, Pertamina memberikan bantuan berupa kontainer sampah sebanyak 1 unit dan gerobak sampah sebanyak 4 unit.

Muhammad Satrio menegaskan bantuan ini merupakan program CSR Pertamina. Satrio berharap ke bantuan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat banyak. “Semoga melalui perantara Dinas Lingkungan Hidup, bantuan tersebut dapat bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Sontang, dan semoga pengelolaan sampah di Kabupaten Sintang menjadi lebih baik,” pesannya.

SebelumnyaPemkab Gelar Rapat Antisipasi Demo Tolak Aktivitas Tambang Emas
SelanjutnyaPemkab Siap Mediasi Masyarakat dengan Perusahaan Tambang Emas