CSR Perusahan Bangun Jembatan Di Desa Empunak

23

Sintang, Kalbar – Anggota DPRD Kabupaten Sintang, Melkianus memberikan apresiasi pada perusahaan perkebunan sawit di Kecamatan Ketungau Hulu, yang menyalurkan CSR-nya untuk pembangunan jembatan.

 Melkianus menyampaikan, apresiasinya kepada PT Duta Agro Prima yang berencana membangun jembatan rangka baja di Desa Empunak Tapang Keladan, Kecamatan Ketungau Hulu.

Ia menjelaskan, PT Duta Agro Prima group dari HPI Agro Group ini membangun jembatan tersebut dengan dana CSR mereka. Pembangunan jembatan tersebut menggunakan kontruksi rangka baja. Bentang jembatan utama panjangnya 45 meter, lebar 6 meter dengan sistem pondasi dalam dan tiang pancang sejumlah 90 titik. Satu tiang pancang berukuran 250×250 mm dan memiliki daya dukung 45 ton per tiang pancang. Total anggaran pembangunan jembatan sebesar Rp13.757.000.000. Rencana pembangunan jembatan rangka baja dimulai April tahun 2022 dan ditargetkan selesai Desember 2022.

“Saya berharap pembangunan Jembatan Ketungau IV dapat memotivasi perusahaan – perusahaan lain di Kabupaten Sintang, untuk turut berkontribusi membangun daerah ini. Terutama di daerah tempat mereka berinvestasi,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan ini akan membantu pemerintah dalam rangka membuka akses dari desa-desa yang letaknya berada di seberang Sungai Ketungau.

“Pemkab Sintang juga memberi apresiasi kepada perusahaan ini. Buptai yang  meletakan batu pertama untuk pembangunan jembatan ini,” ujarnya.

Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan, dengan adanya jembatan ini maka 10 desa akan terhubung dengan sempurna sampai ke kecamatan.

“Semua akan terhubung kemana-mana. Jembatan ini juga akan menjamin akses masyarakat yang pada akhirnya mensejahterakan masyarakat. Terima kasih pada HPI Agro telah membangun jembatan ini,” ucapnya.

Kepala Bappeda Sintang, Kartiyus mengatakan, pemerintah Kabupaten Sintang sangat menyambut baik pembangunan jembatan Beguntang yang melewati Sungai Ketungau. Karena pembangunan jembatan itu sangat membantu masyarakat. Ia menegaskan, pembangunan jembatan 100 persen dari HPI Group.

“Ini luar biasa ya, banyak desa yang terhubung nantinya. Mulai dari Sungai Pisau, Sekaih, Mungguk Entawak sampai Empura. Jarak tempuh juga jadi lebih pendek. Pemkab Sintang sangat berterima kasih dan bersyukur. Karena kalau Pemkab Sintang membangun jembatan ini, Rp 13,7 M tidak akan cukup. Pasti mendekati Rp 20 M. Karena nilai inflasinya sedang tinggi,” pungkasnya.