DWP Sekadau Sosialisasi Stunting dan Diare Pada Anak

13

Sekadau, Kalbar – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sekadau menggelar kegiatan Sosialisasi Stunting dan Penyakit Diare pada Anak yang dilaksanakan di Sekretariat DWP Kabupaten Sekadau, Kamis (14/7).

Kegiatan dibuka oleh Wakil Ketua DWP Kabupaten Sekadau Ny. Elsa Setyaningsih Sapto Utomo didampingi Dokter spesialis anak RSUD Kabupaten Sekadau dr. Rani Setiorini, Sp.A.

Wakil Ketua DWP Kabupaten Sekadau, Ny. Elsa Setyaningsih Sapto Utomo menyampaikan untuk kegiatan tersebut mengambil tema Stunting dan Penyakit Diare pada anak, karena seperti yang kita ketahui bahwa stunting di Kabupaten Sekadau ini masih cukup tinggi dan penyakit diare juga saat ini sedang meningkat.

“Tema hari ini yaitu tentang Stunting dan Penyakit Diare pada Anak, karena menurut penelitian mahasiswa salah satu Universitas di Pontianak yang bekerja sama dengan Kemenkes RI didapati bahwa stunting di Kabupaten Sekadau cukup tinggi, maka dari itu mari kita tanggapi dengan sikap waspada supaya hal  tersebut tidak terjadi pada keluarga kita,” terang dia.

Dr. Rani Setiorini, Sp.A, Dokter spesialis anak RSUD Kabupaten Sekadau menuturkan bahwa Stunting bukan hanya masalah pendek dan kurang gizi tetapi itu akan berdampak buruk bagi tumbuh kembang anak baik  dalam jangka pendek maupun dalam jangka panjang.

“Stunting itu bukan hanya masalah pendek dan kurang gizi tetapi juga akan menghasilkan generasi berikutnya yang tidak baik karena perkembangan otaknya tidak maksimal, prestasi akademiknya juga tidak bagus dan dikemudian hari menghasilkan sumber daya manusia yang tidak baik, sehingga sosial ekonomi kedepannya tidak bagus dan ujung-ujungnya menghasilkan stunting lagi pada generasi berikutnya,” ujarnya.

“Penyakit diare juga masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada anak dan balita, sehingga bagi orang tua harus berhati-hati dengan penyakit diare pada anak dan balita ini,” imbuh dia.

Agenda kegiatan tersebut tidak hanya memaparkan materi mengenai stunting dan penyakit diare pada anak saja tetapi dilaksanakan juga diskusi serta tanya jawab antar peserta dan pemateri