Harga elpiji tiga kilogram di Sintang capai Rp27 ribu /tabung

15

Sintang – Harga elpiji tiga kilogram di sejumlah pengecer di Kota Sintang mencapai Rp25 ribu sampai Rp27 ribu pertabung. “Harga elpiji 3 kg, kalau di warung-warung sangat mahal. Di Masuka, harganya sampai Rp27 ribu pertabung,” kata Dwi, warga Masuka Sintang.
    Dwi terpaksa rela mengantre untuk mendapatkan elpiji di pangkalan. “Kalau di pangkalan harga elpiji 3 kg Rp17 ribu pertabung,” katanya.
    Untuk membeli elpiji 3 kg di pangkalan, Dwi harus rela mengantre dua sampai tiga jam lamanya.
    Membeli elpiji 3 kg di pangkalan, Dwi pun hanya bisa mendapatkan satu tabung saja. Keluhan sama disampaikan Yanti, warga Baning Sintang. Dia mengaku, saat ini sangat sulit mendapatkan elpiji 3 kg. Sebab di sejumlah pengecer, elpiji 3 kg sering kali kosong. Sementara, jika harus membeli ke pangkalan, Yanti mengaku sangat repot karena jaraknya yang jauh.
    Yanti berharap, Pemkab bisa mengontrol harga elpiji 3 kg di pengecer, agar tidak terlalu mahal, dan stoknya selalu ada.
    Sementara Selasa pagi, Wakil Bupati Sintang, Askiman bersama Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman menggelar sidak ke sejumlah pusat perbelanjaan. Dalam sidak itu, Askiman juga mendatangi salah satu pangkalan elpiji di Kota Sintang.
    Wakil Bupati Sintang, Askiman mengatakan, harga elpiji 3 kg yang dijual di Pangkalan masih memenuhi harga standar, yakni Rp17 ribu pertabung. Dikatakan Askiman, tim Pemkab Sintang akan memantau ke lapangan, untuk mencari tahu ada tidaknya pengecer menjual elpiji 3 kg dengan harga yang sangat mahal karena sudah disubsidi bagi serta diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.
    Askiman mengimbau, agar masyarakat tidak membeli elpiji 3 kg di pengecer Tapi langsung ke pangkalan. Dia juga meminta pangkalan dapat melayani semua masyarakat.     “Untuk pengecer yang menjual elpiji 3 kg dengan harga sangat tinggi, tim akan turun ke lapangan untuk mengendalikan harganya,” kata Askiman.
    Kepala Disperindagkop dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman mengimbau SPBE dan agen elpiji 3 kg tidak menjual gas bersubsidi itu ke pengecer. Sebab penjualan gas elpiji 3 kg ini, dari SPBE ke agen, dari agen ke pangkalan. Titik akhir penjualan gas elpiji 3 kg adalah di pangkalan.

Komentar