Kayong Utara Masih Fokus Tangani Covid 19

67
Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad meninjau pembangunan jembatan.

Sukadana (Kalbar Post) – Pemerintah Kabupaten Kayong Utara masih fokus pada penanganan covid 19. Wakil Bupati Kayong Utara, Effendi Ahmad saat melakukan sosialisasi air bersih dan sanitasi di Desa Dusun Kecil dan Desa Dusun Besar, Kecamatan Pulau Maya, Sabtu (4/7) mengatakan, tahun ini, di tahap awal saja Pemkab harus memangkas APBD sebesar Rp 67 miliar. Belum lagi, turunnya Dana Bagi Hasil.

“Defisit keuangan yang dialami pemerintah pusat, berdampak pada seluruhpemerintah dari provinsi sampai ke kabupaten kota. Bahkan kami dituntut sampai 50 persen APBD untuk penanganan covid 19,” kata Effendi.

Ia mengatakan, saat ini masyarakat memang kesusahan karena minimnya infrastruktur yang memadai. “Untuk itu saya akan memanggil Kadis Pekerjaan Umum dan Perkim LH untuk membahas ini,” katanya. Dikatakan dia, beberapa infrastruktur lain seperti puskesmas telah dibangun di Desa Dusun Besar pada tahun lalu. “Kami saat ini tinggal mendatangkan dokter untuk bertugas di sana,” bebernya.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Saptardo, mengatakan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk melaksanakan program air bersih yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) cadangan di Desa Dusun Kecil dan Dusun Besar.

“Kami sosialisasikan lebih dahulu, agar masyarakat tahu keberadaan program dan kegiatan yang dilakukan oleh pemerintah, sehingga diharapkan kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” kata dia.

Melalui anggaran DAK 2021 untuk sanitasi, Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kayong Utara telah mengusulkan bantuan septic tank ramah lingkungan skala individual bagi masyarakat yang belum memiliki akses sanitasi. Program ini adalah program berkelanjutan yang akan terus dilaksanakan hingga tahun 2023 untuk menuntaskan program nasional yaitu universal akses. (tim liputan/KP)

Komentar