Mahasiswa IKIP PGRI KKM di Sintang

58

Sintang, Kalbar – Sejumlah mahasiswa IKIP PGRI Pontianak melaksanakan magang dan KKM di Kabupaten Sintang. Kedatangan para mahasiswa IKIP PGRI Pontianak ini disambut Yustinus J, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Senin (26/7). di Balai Ruai Rumah Dinas Bupati Sintang.

Kata Yustinus, Pemkab Sintang sangat menyambut baik kedatangan para mahasiswa IKIP PGRI Pontianak yang melaksanakan magang dan KKM ini. “Kehadiran mahasiswa dapat membantu dan memberikan warna baru bagi sekolah, dalam melaksanakan pembelajaran di masa pandemi covid-19, yang menuntut sekolah untuk selalu berinovasi saat proses belajar mengajar berlangsung,” kata Yustinus J.

Ia menilai banyak keuntungan yang diperoleh ketika mengikuti magang dan KKM, diantaranya membangun jiwa disiplin dan mengikuti segala aturan yang berlaku di tempat magang dan kkm. Dapat membangun etika kerja, serta perilaku sopan santun dengan semua pegawai di tempat kerja. Dapat menambah kemampuan komunikasi dengan para guru professional.

“Magang merupakan ajang pelatihan dan praktek kerja bagi mahasiswa,” ujarnya.
Ia mengingatkan, guru adalah pekerjaan yang mulia. Karenanya para mahasiswa harus bangga menjadi seorang guru demi bisa mencetak generasi masa depan bangsa. Dikatakan dia, dalam menghadapi bonus demografi, yang berarti komposisi jumlah penduduk berusia produktif lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk usia tidak produktif. Tentu semuanya harus mengetahui, bahwa posisi generasi muda sangat penting untuk mampu menghadapi era yang serba digital.

“Kami berharap saat melaksanakan program magang dan KKM ini, agar tetap mematuhi protokol kesehatan supaya semua terhindar dari covid-19,” katanya.

Rustam, Rektor IKIP PGRI Pontianak menyampaikan, mahasiswa-mahasiswa IKIP PGRI Pontianak yang akan melaksanakan magang dan KKM di Kabupaten Sintang memang berasal dari Kabupaten Sintang.

“Mereka putra putri terbaik Kabupaten Sintang yang berjumlah 46 orang, dan sudah memasuki semester 7,” katanya.
Dikatakan dia, tujuan kegiatan ini selain sebagai salah satu kurikulum yang harus ditempuh oleh semua mahasiswa yang memasuki studi akhir, juga sebagai uji coba di lapangan mengenai keilmuan mereka di bidang kependidikan.