Masyarakat Desa Landau Antusias Ikuti Vaksinasi

160

Sintang, Kalbar – Program vaksinasi yang digelar Pemerintahan Desa Landau Kodam bekerja sama dengan PKM Kebong disambut antusias masyarakat setempat.

Vaksinasi yang digelar di Gedung Serbaguna Mungguk Betung, Senin (22/11) tersebut, menggunakan vaksin jenis Pfizer dan Sinovac. Kepala Puskesmas Kebong Makarina mengatakan, kegiatan vaksinasi ini diikuti oleh 453 peserta. Sebanyak 127 peserta menerima vaksin dosis pertama (pfizer) dan 326 peserta menerima dosis kedua (Sinovac).

“Peserta vaksin dosis 1 pfizer, diperuntukkan bagi lansia 11 orang, remaja 5 orang dan masyarakat umum 111 orang. Sedangkan peserta vaksin dosis 2 sinovac terdiri dari lansia 19 orang, remaja 9 orang dan masyarakat umum 298 orang,” katanya.

Ia mengatakan, stok vaksin pfizer Dinkes yang dikirim ke desa ini, sebanyak 516 dosis dan terpakai 132 dosis. Sedangkan untuk vaksin Sinovac sebanyak 370 dosis dan terpakai 330 dosis.

Tingginya antusias masyarakat mengikuti vaksinasi terlihat dengan banyaknya masyarakat dari desa tetangga juga berdatangan. Bahkan masyarakat dari Desa Sungai Labi Kecamatan Kelam Permai juga berdatangan untuk ikut vaksinasi. Termasuk masyarakat dari Desa Sungai Pengga, Mengkirai, Kerapa Sepan dan Desa Tanjung Keliling Kecamatan Kayan Hilir.

Kepala Desa Landau Kodam, Romulus menjelaskan, pihaknya mendukung penuh program vaksinasi yang digagas pemerintah.

“Sejak awal Pandemi, keselamatan dan kesehatan masyarakat selalu menjadi prioritas. Antusias masyarakat ikut vaksinasi ini sangat besar. Kami bekerja sama dengan lembaga desa dan kader posyandu yang selalu mensosialisasikan vaksinasi ke masyarakat, dengan memberikan pemahaman tentang vaksinasi,” tutur Kades Landau Kodam.

Ia berharap setelah di suntik vaksin, tidak terjadi apa-apa pada para peserta. “Semoga para peserta vaksinasi selalu sehat,” harapnya. Ia juga mengimbau agar masyarakat selalu melaksanakan penerapan prokes 5M untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Covid-19 dalam kegiatan sehari-hari. (Ed/Rbn/editor : Tantra).