Pemkab Sanggau Raih WTP ke 7 Kalinya

158

Sanggau, Kalbar – Pemerintah Kabupaten Sanggau meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ketujuh kalinya secara berturut-turut dari Menteri Keuangan Republik Indonesia, atas keberhasilannya menyusun dan menyajikan laporan keuangan tahun 2020.

Penghargaan ini diserahkan oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat, Imik Eko Putro pada Bupati Sanggau, Paolus Hadi, bertempat di ruang kerja Bupati Sanggau, Selasa (23/11).

Usai menerima penghargaan, Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi Pemkab Sanggau untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan yang baik,” ujar PH sapaan akrab Bupati Sanggau.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan, tentunya masih ada catatan yang harus menjadi perhatian Pemkab Sanggau untuk mengurangi catatan tersebut. Dikatakan dia, meski sudah meraih WTP, tapi masih ada catatan penting yang harus terus diolah untuk lebih baik lagi. Artinya kualitasnya. WTP inikan indikasi bahwa Kabupaten Sanggau dalam mempertanggungjawabkan pengelolaan keuangannya baik dan sesuai dengan peraturan pemerintah yang ada.

“Sehingga kita disebutlah Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Mudah – mudahan kita dapat mempertahankan dan terus kita dorong agar kualitas WTPnya semakin lebih baik,” katanya.

 Ia mengatakan,  ketika Pemkab Sanggau dalam pengelolaan keuangan, selalu berupaya bermanfaat untuk kepentingan masyarakat.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat, Imik Eko Putro menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi dan penghargaan atas capaian yang telah diraih oleh Kabupaten Sanggau. “Harapan kami adalah capaian yang sudah diraih ini kedepan semakin ditingkatkan kualitasnya,” kata Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat, Imik Eko Putro.

Dikatakan Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat, Imik Eko Putro, harus terus ada komunikasi, koordinasi, kolaborasi antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan, KPPN Sanggau dengan Kabupaten Sanggau.

“Guna meningkatkan kualitas dalam pengelolaan laporan keuangan untuk periode di tahun-tahun berikutnya.  Kami juga melakukan misi pembinaan dalam konteks pelaksanaan anggaran, karena ada transfer ke daerah. Dana Desa khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dan Dana Desa yang disalurkan oleh KPPN Sanggau. Kami melihat progresnya bagus, sehingga ini menjadi catatan-catatan kami untuk terus dijaga,” ucapnya.