Pemkab Sintang Laksanakan Bimtek Kemudahan Berusaha

15

Sintang, Kalbar – Saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Sintang sangat serius dalam menangani investasi di Kabupaten Sintang. Karena investasi merupakan motor penggerak perekonomian yang mampu mempengaruhi tingkat pertumbuhan ekonomi, sehingga Pemda selalu mengadakan evaluasi terhadap kinerja yang telah dicapainya.

Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan sekaligus Pelaksana Harian Sekretaris Daerah, Yustinus J, menyampaikan hal ini saat mewakili Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, ketika membuka pelaksanaan kegiatan Bimbingan Teknis Kemudahan Berusaha di Kabupaten Sintang, pada Rabu (9/6).

Asisten II bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Sintang, Yustinus menyampaikan, kegiatan bimbingan teknis kemudahan berusaha merupakan kegiatan yang sangat tepat dilaksanakan. “Kegiatan ini penting untuk mensinergikan berbagai informasi perkembangan pembangunan investasi dan penanaman modal di Kabupaten Sintang,” kata Yustinus.

Masih kata Yustinus, dalam upaya mewujudkan tujuan utama pembangunan Kabupaten Sintang, yaitu peningkatan kesejahteraan masyarakat diperlukan investasi. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Sintang menempatkan penanaman modal menjadi salah satu yang diprioritaskan dalam RPJM Kabupaten Sintang. “Pada akhirnya, realisasi investasi di Kabupaten Sintang terus meningkat, dimulai dari usaha kecil dan menengah meningkat menjadi usaha besar yang berkembang di Kabupaten Sintang,” tambah Yustinus.

Selain itu sambung Yustinus, dengan adanya kemudahan berusaha, pastinya ada tantangan yang harus dihadapi ke depannya. “Tantangan ke depan ialah bagaimana kita bisa menarik para calon investor untuk mengembangkan industri hilir, yang nantinya dapat mempercepat pertumbuhuan ekonomi serta menyerap tenaga kerja di Kabupaten Sintang,” ucap Yustinus.

Ia meminta para peserta bimbingan teknis Kemudahan Berusaha untuk dapat mencermati materi yang disampaikan. “Saya minta seluruh peserta menyimak secara cermat perkembangan penanaman modal yang disampaikan oleh narasumber, agar dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi peningkatan kualitas mutu penanaman modal dan pelayanan yang diberikan,” pesan Yustinus.

Sekretaris Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Sintang, Rosmiyati menjelaskan, pelaksanana kegiatan ini merupakan implementasi dari visi dan misi Bupati Sintang 2021-2026, yakni mengembangkan ekonomi kerakyatan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Hal ini sejalan dengan turunan dari kebijakan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yakni peningkatan inovasi untuk pencapaian target penanaman modal serta peningkatan penanaman modal yang berkualitas, sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” kata Rosmiyati.

Selain itu, sambung Rosmiyati menjelaskan, sasaran dan tujuan dilaksanakannya kegiatan Bimtek Kemudahan Berusaha untuk meningkatnya pemahaman kebijakan penanaman modal untuk perizinan berusaha. Kedua, meningkatnya jumlah pelaku usazha yang memiliki perizinan berusaha, ketiga meningkatnya jumlah pelaporan kegiatan penanaman modal / Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM), dan keempat meningkatnya antar kemitraan usaha skala besar dengan UMKM di Kabupaten Sintang.

“Kegiatan Bimbingan Teknis Kemudahan Berusaha dilaksanakan selama enam hari dimulai dari tanggal 9 Juni 2021 sampai dengan tanggal 17 Juni, dengan peserta sebanyak 30 orang persetiap tanggal pelaksanaan, yang terdiri dari para pelaku usaha UMKM, Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN),” tambah Rosmiyati.