Pemkot Singkawang Tingkatkan Ketahanan Pangan

81

Singkawang, Kalbar – Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie menghadiri kegiatan penerapan teknologi tepat guna dalam budi daya jagung di Kelurahan Pangmilang, Rabu, (16/2).

Wali Kota, Tjhai Chui Mie mengatakan, peran strategis sektor pertanian menjadi salah satu mesin penggerak perekonomian negara dan terus kita tingkatkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Tujuan pembangunan pertanian yang ingin kita capai adalah meningkatnya pemantapan ketahanan pangan dan meningkatnya nilai tambah dan daya saing  pertanian,” jelasnya.

Menurutnya, untuk mencapai semua itu tentu perlu kerjasama semua pihak, instansi terkait, sinergisitas program kegiatan dari  pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah.

Keberhasilan pembangunan pertanian terutama dalam meningkatkan ketersediaan bahan pangan pokok masyarakat menjadi bagian penting untuk diperhatikan. “Terutama untuk pelaku usaha dalam mengembangkan produksi komoditi yang dikembangkannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, tanaman hortikultura sangat layak untuk dikembangkan guna pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat namun dalam pemilihan produk hasil pertanian yang akan dikembangkan haruslah memperhatikan kebutuhan Pasar dalam hal ini, produk yang akan dihasilkan haruslah  disesuaikan kapasitas dan kualitas yang diinginkan pasar, sehingga harga yang diperoleh bisa kompetitif.

“Oleh Karena itu, jagung sebagai pakan ternak sangat layak dikembangkan dengan serius mengingat permintaan yang sangat besar di wilayah kita ini,” ujarnya.

Sebagai Kota Terinovasi, katanya sangatlah layak inovasi -inovasi baru kita kembangkan disektor pertanian di Kota Singkawang antara lain Penggunaan alat-alat  pertanian, benih bermutu, pupuk yang seimbang, pengawalan produksi agar di terapkan oleh bapak ibu kelompok tani sehingga hasil panen dapat meningkat. “Dengan pertanian maju, mandiri dan modern maka slogan petani makmur rakyat sejahtera pasti ke singkawang dapat terwujud,” katanya.

Ia menyadari bahwa Kota Singkawang sesuai dengan usianya yang beranjak dewasa, dalam pembangunannya memerlukan dukungan semua pihak baik berupa gagasan, konsep pembangunan maupun pendanaan baik dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Kepada para petani dan warga seluruhnya agar tetap disiplin menjaga dan menegakkan protokol kesehatan. Serta untuk dapat meningkatkan hasil pertanian, lakukan inovasi dan kerjasama dengan pihak-pihak terkait,” tutupnya.