Penghargaan KLA Tahun 2021, Paolus Hadi: Anak Harus Kita Lindungi

14

Sanggau, Kalbar – Bupati Sanggau Paolus Hadi mengikuti kegiatan Penghargaan Kabupaten Layak Anak (KLA) tahun 2021 secara virtual, di Ruang Rapat VIP Lantai II Kantor Bupati Sanggau, Kamis (29/07/2021).

Hadir pada kegiatan tersebut Bupati Sanggau, Paolus Hadi, Ketua TP-PKK Kabupaten Sanggau Arita Apolina, Ketua GOW Kabupaten Sanggau, Kusbariah Ontot, Ketua DWP Kabupaten Sanggau yang diwakili oleh Yuanita Kristiani, dan seluruh tim gugus tugas KLA Kabupaten Sanggau.

Diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak sejak tahun 2006 Kabupaten atau Kota Layak Anak (KLA) adalah sistem pembangunan yang menjamin pemenuhan hak anak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh dan berkelanjutan.

Pengembangan KLA dimaksudkan untuk membangun inisiatif pemerintah daerah kabupaten atau kota yang mengarah pada upaya transformasi konvensi hak anak dari kerangka hukum ke dalam kebijakan program dan kegiatan pembangunan yang ditujukan untuk pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak pada suatu wilayah tingkat kabupaten atau kota guna mengefektifkan upaya untuk mewujudkan KLA.

Penyelenggara KLA dilakukan melalui tahapan perencanaan KLA, pelaksanaan KLA, evaluasi KLA dan penetapan peringkat KLA.
Pada tahun 2021, tingkat penghargaan yang diraih oleh Kabupaten Sanggau adalah tingkat Pratama, penghargaan ini sudah diraih oleh Kabupaten Sanggau selama 3 tahun berturut-turut.
“Kita perlu bangga karena memang dari hanya 2 kabupaten dan 2 kota saja yang ikut di Kalbar ini dan kita sudah 3 tahun berturut-turut di peringkat Pratama, tetapi nilai kita terus naik dan harapan kita kedepannya bisa naik ke peringkat Madya,” ujar Paolus Hadi.

Ia menegaskan, penting untuk melakukan evaluasi dan menekankan semua pihak harus saling terintegrasi.
“Intinya saya mau evaluasi betul dimana kelemahan kita, sehingga bisa di perbaiki. Kalau mau hasil yang baik, semua pihak harus terintegrasi, termasuk rekan-rekan media harus gencar memberitakan bagaimana anak-anak kita ini selalu kita lindungi. Integrasi itu intinya,” tegasnya.